Iklan Banner

Tangani Pengangguran, Pj Gubernur Banten Dorong Pemda Lakukan Sensus Pencari Kerja

Pandeglang Gerindra HUT

 

CILEGON – Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, menekankan pentingnya langkah konkret untuk mengatasi angka pengangguran di Provinsi Banten yang saat ini diperkirakan berada di kisaran 45.000 hingga 95.000 orang.

Dalam sambutannya saat serah terima pelaksanaan tugas dari Pjs Walikota Cilegon, Nana Supiana, kepada Walikota Helldy Agustian, Al Muktabar mengungkapkan perlunya pendekatan baru dalam menangani pengangguran.

“Kita ada penurunan, meskipun masih terus harus kita perjuangkan untuk lebih tajam lagi penurunannya. Saya juga sudah menyampaikan kepada Badan Pusat Statistik bahwa survei saja tidak cukup. Kita harus melakukan sensus by name by address sehingga kita tahu siapa, di mana, dan apa problem penganggurannya,” ujar Al Muktabar, Senin, (25/11/2024).

Ia menjelaskan bahwa sensus ini akan membantu pemerintah memahami kebutuhan pencari kerja secara lebih spesifik dan menyusun program pelatihan atau penyediaan lapangan kerja yang sesuai.

“Pemerintah daerah harus mendata betul, seperti kita menangani angka stunting. Dengan cara ini, solusi yang dihasilkan akan lebih efektif,” tambahnya.

Agil HUT Gerindra

Masalah pengangguran, menurut Al Muktabar, tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga memengaruhi stabilitas daerah secara keseluruhan.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah untuk memastikan program kerja 2025 mencakup strategi konkret dalam menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Al Muktabar juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi

“Kita harus mempersiapkan jalannya dokumen perencanaan hingga tahun 2045 untuk menuju Indonesia Emas. Semua langkah ini pada akhirnya bertujuan untuk kesejahteraan rakyat, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa angka pengangguran terbuka di Banten masih cukup tinggi, terutama di daerah dengan dominasi sektor industri seperti Kota Cilegon.

Al Muktabar berharap langkah ini dapat membantu menciptakan lebih banyak peluang kerja dan mengurangi ketimpangan ekonomi.

“Kita yakin, dengan kerja sama yang baik, masalah ini bisa diselesaikan. Target utama kita adalah membawa Banten ke arah yang lebih baik dalam kesejahteraan rakyat,” tutupnya. (*/Hery)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien