Tangani Titik Rawan Banjir, Kelurahan Ciwaduk Cilegon Perkuat Koordinasi

 

CILEGON – Pemerintah Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, menggelar rapat koordinasi bersama para Ketua RT dan RW setempat guna membahas penanganan banjir dan genangan air yang kerap terjadi di sejumlah wilayah itu, Selasa (6/1/2026).

Lurah Ciwaduk, Nurul Hadiyati, mengatakan rapat tersebut difokuskan pada evaluasi wilayah-wilayah yang selama ini menjadi langganan terdampak banjir, sekaligus merumuskan langkah cepat penanganannya.

“Rapat koordinasi ini kami lakukan bersama RT dan RW yang wilayahnya berkaitan langsung dengan titik-titik banjir di Kelurahan Ciwaduk. Terdapat empat RW yang menjadi perhatian, yakni RW 09 BBS 3, RW 05 Blok E, RW 08 Jalan Pepaya dekat Pasar Kelapa, serta RW 04 Ciwaduk yang turut terdampak aliran banjir,” ujar Nurul.

Ia menyampaikan, pemerintah kelurahan bersyukur atas berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Cilegon sejak November hingga Desember 2025 dalam mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

Upaya tersebut meliputi pengerukan Tandon BBS, pembersihan saluran di wilayah Pondok Kuring dan Cilegon, Blok E RW 05, pembangunan di Perumahan Pondok Kuring Cilegon, serta normalisasi Sungai Makam Balung.

“Atas ikhtiar tersebut, kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, Dinas PUPR serta Dinas Lingkungan Hidup yang turut membantu dalam pengangkutan material hasil pengerukan,” katanya.

Menurut Nurul, dengan berbagai langkah tersebut, curah hujan tinggi tidak menimbulkan dampak serius di Kelurahan Ciwaduk.

Genangan air hanya terjadi di wilayah Pondok Kuring Cilegon dengan ketinggian sekitar 35 sentimeter dan surut dalam waktu kurang dari 24 jam, yakni dari Jumat sore hingga Sabtu pagi.

“Walaupun Sungai Makam Balung sempat meluap, kondisinya masih dapat dikendalikan. Kesiapsiagaan warga, khususnya Ketua RT dan RW, juga sangat membantu dalam penanganan di lapangan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, lanjut Nurul, juga dibahas upaya penguraian permasalahan drainase sebagai solusi penanganan banjir.

Di antaranya adalah rencana pelurusan drainase di Jalan Piranha yang selama ini dialihkan ke Jalan Nakula, serta pembersihan saluran di Jalan Pepaya yang memerlukan alat berat.

“Selain itu, kami juga berharap rencana pelebaran Jalan Pepaya sebagaimana yang pernah disampaikan Walikota Cilegon dapat direalisasikan pada tahun ini, sehingga dapat mendukung penanganan banjir secara lebih optimal,” pungkasnya.***

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien