Tanggul Jebol, Permukiman Sumur Wuluh Cilegon Terendam Banjir
CILEGON – Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon pada Sabtu malam menyebabkan tanggul jebol dan merendam permukiman warga di Lingkungan Sumur Wuluh, RT 04/RW 03, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Banjir dilaporkan mencapai ketinggian dada orang dewasa.
Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 21.30 WIB. Jebolnya tanggul di sekitar lokasi membuat debit air tak terbendung dan langsung meluap ke kawasan padat penduduk.
Menurut salah seorang warga setempat, Suherdi, situasi sempat mencekam karena air naik dengan sangat cepat.
“Air mulai naik sekitar jam 21.30 WIB. Tingginya sampai sedada orang dewasa. Warga sempat panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga di rumah masing-masing,” ujar Suherdi saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).
Meski sempat merendam banyak rumah, banjir terpantau tidak berlangsung lama. Berdasarkan laporan di lapangan, air mulai berangsur surut pada dini hari.
- Waktu Surut: Sekitar pukul 02.29 WIB.
- Dampak: Puluhan rumah terendam lumpur dan sisa air.
- Korban Jiwa: Nihil (tidak ada laporan korban jiwa).
Suherdi, yang juga merupakan calon Ketua Karang Taruna Tunas Gerem, mengingatkan warga bahwa faktor infrastruktur yang rusak juga dipicu oleh beban saluran air yang tidak maksimal.
Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air dan sungai. Hal ini krusial untuk mencegah penyumbatan yang memperparah kondisi saat hujan deras,” pungkasnya.***

