Tempat Hiburan Malam di Cilegon Kembali Beroperasi, Tapi Masih Sepi

Gerindra Nizar

CILEGON – Setelah tutup selama sebulan lebih yakni H-3 Ramadhan sampai H+3 Ramadhan (23 Mei s/d 28 Juni), kini hampir semua Tempat Hiburan Malam di Kota Cilegon mulai kembali beroperasi pada Jumat malam (30/6/2017).

Sebagaimana diketahui, tutupnya tempat hiburan malam ini berdasarkan Surat Himbauan Walikota Cilegon bernomor 556.322/3111/POLPP/2017, walaupun pada awal-awal berlakunya himbauan ini masih ada beberapa Tempat Hiburan Malam yang melanggarnya.

Dalam pantauan Fakta Banten Jumat malam hingga Sabtu dinihari (1/7/2017), hampir semua Tempat Hiburan Malam di sepanjang jalan protokol, kawasan JLS dan PCI sudah membuka usahanya. Mungkin karena masih dalam suasana lebaran, banyak diantara Tempat Hiburan Malam tersebut yang tampak masih belum begitu ramai.

Fraksi serang

Hal inipun diakui salah satu karyawan Tempat Hiburan Malam KING, yang berada di kawasan JLS.

“Masih sepi bang, mungkin masih pada mudik, ya pengunjungnya ya cewek-cewek disini,” ujarnya.

Saat ditanya mulai kapan KING buka, pihaknya mengaku baru malam ini beroperasi.

“Baru malam ini bang, malam Kamis kemarin juga katanya udah boleh buka, cuma tanggung malam Jum’atnya tutup lagi. Jadi kita buka sekarang juga sudah sesuai Perda,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan Uki, Manager Tempat Hiburan Malam Planet, yang berada dikawasan PCI.

Fraksi

“Sepi mas, ya mungkin masih suasana lebaran kali,” tuturnya.

Saat disinggung kenapa Manager Tempat Hiburan Malam tidak begitu kompak sehingga pada bulan puasa masih ada beberapa Tempat Hiburan Malam yang buka, Uki menjawab karena sekarang tidak ada wadah bersama yang mengayomi.

“Kalau dulumah ada ketua perkumpulan Manager-manager Tempat Hiburan malam, sekarang kan enggak ada,” tegasnya.

Sementara saat Fakta Banten coba meminta tanggapan salah satu warga Cilegon perihal keberadaan Tempat Hiburan Malam, Sahrudin, mengatakan momentum pasca tutup puasa tersebut, seharusnya dijadikan evaluasi oleh Pemkot Cilegon untuk merelokasi Tempat Hiburan Malam yang berada di pusat kota.

“Syukurlah kalau sepi mah, semoga seterusnya sepi. Seharusnya dengan momentum ini dievaluasi oleh Pemkot Cilegon untuk merelokasi tempat hiburan malam dari pusat kota, pelaku dan pengunjung hiburan malam sedang terbiasa tutup. Jadi alangkah tepatnya kalau selama tutup lama itu mereka berbenah untuk dipindahkan,” ungkap Sahrudin.

Ia juga berharap janji kepemimpinan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi segera ditunaikan, agar Kota Cilegon tidak semakin buruk citranya terkait dunia malam ini.

“Kalau untuk tempatnya urusannya Pemkotlah yang punya otoritas. Masa dua periode walikota mau abis masih belum sanggup juga?” tegasnya. (*)

 
Penulis: Ilung.

Gerindra kuswandi