Iklan Banner

Tingkatkan Kualitas Remaja, PLN IP UBP Banten 1 Suralaya Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

DPRD Kab Serang HPN

 

CILEGON – PLN Indonesia Power Unit Pembangkitan (UBP) Banten 1 Suralaya menggelar penyuluhan kesehatan dan pencegahan narkoba bagi siswa SMKN 4 Cilegon, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari pengaruh buruk narkotika.

Materi yang disampaikan mencakup bahaya narkoba, pencegahan HIV/AIDS, penanggulangan tuberkulosis (TBC), serta pengetahuan mengenai penyakit menular lainnya.

Para siswa mendapat kesempatan untuk memahami ancaman yang dapat menghambat masa depan mereka, sekaligus cara-cara pencegahan yang efektif.

HIV/AIDS menjadi salah satu topik utama dalam kegiatan ini.

Dijelaskan bahwa sebagian besar kasus HIV/AIDS di Indonesia disebabkan oleh penyalahgunaan NAPZA, khususnya narkoba suntik.

Penularan penyakit ini dapat dicegah dengan edukasi yang tepat dan menghindari perilaku berisiko.

Beni YT, Tim Leader HSE PLN IP UBP Banten 1 Suralaya, mengatakan bahwa semangat kemerdekaan di era sekarang perlu diwujudkan dengan membebaskan masyarakat dari penyakit berbahaya dan ancaman narkotika.

“Perjuangan generasi sekarang adalah menjaga diri dan lingkungannya tetap sehat dan bebas dari perilaku berisiko,” ujarnya, Kamis (14/8/2025)

Menurut Beni, peran generasi muda sangat penting dalam memutus rantai penyebaran narkoba dan penyakit menular.

Ia berharap, siswa yang hadir dapat menjadi contoh bagi teman-temannya untuk menjalani gaya hidup sehat.

“Kami ingin anak-anak muda di Cilegon tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan siap memimpin bangsa,” tambahnya.

Materi pencegahan HIV/AIDS disampaikan oleh dr. Apriliya, yang menekankan pentingnya deteksi dini dan langkah pencegahan. Ia juga mengajak siswa menghapus stigma terhadap penderita HIV/AIDS.

“HIV/AIDS bukan hanya masalah medis, tapi juga sosial. Dengan deteksi dini dan pencegahan yang tepat, kita bisa memutus rantai penularan dan memberikan dukungan kepada penderita agar bisa hidup produktif,” jelasnya.

dr. Apriliya juga mengingatkan bahwa perilaku berisiko seperti berganti-ganti pasangan dan menggunakan narkoba suntik tanpa jarum steril adalah pintu masuk terbesar penyebaran HIV/AIDS.

“Pencegahan selalu lebih murah dan lebih mudah daripada pengobatan,” katanya.

HPN Dinkes Prokopim

Sementara itu, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Iqbal Fahmi memaparkan dampak narkotika dari sisi kesehatan, hukum, dan masa depan.

Ia mengingatkan bahwa sekali terjerat narkoba, jalan kembali sangat sulit.

“Sekali terjerat narkoba, dampaknya bisa merusak seluruh aspek kehidupan, baik kesehatan fisik, mental, maupun masa depan pendidikan dan karier. Hindari dan lawan sejak dini,” tegasnya.

Iqbal menambahkan, generasi muda harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk tawaran narkoba.

Menurutnya, keberanian menolak adalah tanda kematangan karakter dan kepedulian terhadap masa depan.

Kepala SMKN 4 Cilegon melalui Humas, H. Muis, memberikan apresiasi atas kegiatan yang digagas PLN Indonesia Power tersebut.

Menurutnya, penyuluhan ini sangat relevan bagi pelajar yang tengah berada di usia rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, siswa jadi paham risiko penyakit menular dan narkoba, sehingga bisa mencegah sejak dini,” ujarnya.

Muis menambahkan, kemerdekaan sejati bagi generasi muda adalah ketika mereka bebas dari ancaman penyakit dan perilaku merugikan.

“Kemerdekaan sejati adalah saat bangsa bebas dari ancaman penyakit dan perilaku merugikan,” katanya menegaskan.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab.

Para siswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba dan penyakit menular, serta berbagi pandangan tentang bagaimana melindungi diri.

Menurut panitia, antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Beberapa siswa bahkan menyampaikan ide kampanye anti narkoba di sekolah mereka sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini.

PLN IP UBP Banten 1 Suralaya memastikan kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di berbagai sekolah di Cilegon dan sekitarnya.

Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang fokus pada kesehatan dan pendidikan masyarakat.

Dengan edukasi yang tepat, diharapkan para siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menularkan semangat hidup sehat dan bebas narkoba di lingkungan masing-masing. (*/ARAS)

HUT Fakta PT PCM
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien