Wakil Walikota Cilegon Minta Nakes dan Guru Diprioritaskan Tambahan Penghasilan Pegawai

 

CILEGON – Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menekankan perlunya prioritas pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kesehatan (nakes) dan guru dalam proses evaluasi anggaran pemerintah daerah.

Fajar mengungkapkan hal tersebut usai menghadiri rapat anggaran di Jakarta bersama jajaran pihak eksekutif dan legislatif Kota Cilegon.

Menurutnya, profesi yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat harus mendapat perhatian khusus dalam penyaluran TPP.

“Rapat anggaran di Jakarta itu saya diundang sebagai eksekutif. Saya menyampaikan harapan agar TPP bisa benar-benar memperhatikan nakes dan para guru,” katanya, ditulis Rabu (26/11/2025).

Meski begitu, Fajar turut menegaskan bahwa pemberian TPP harus tetap mengedepankan objektivitas dan mempertimbangkan kinerja pegawai.

“Ada masukan juga di sana, betul. Segala sesuatu harus objektif. Tidak bisa TPP diberikan 100 persen untuk mereka yang malas, apel saja tidak, melayani pun tidak. Itu tidak adil, sementara nakes bekerja mati-matian,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa posisinya sebagai wakil wali kota tidak mengambil keputusan akhir dalam kebijakan TPP, namun bertugas menyampaikan usulan, pandangan, dan imbauan.

“Kalau soal teknis, tanya TAPD. Peran saya sebagai wakil walikota adalah memberikan himbauan dan harapan,” tuturnya.

Di tengah pemangkasan TKD dan harapan kenaikan TPP, kemampuan Pemkot Cilegon untuk mewujudkan hal tersebut kembali dipertanyakan.

Saat dimintai tanggapan, ia menilai kondisi ini justru menjadi paksaan positif bagi pemerintah daerah untuk mengubah pola pikir dan meningkatkan kreativitas dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan berkurangnya dana transfer, mindset kita harus berubah. Jemput bola,” ucapnya.

Ia mencontohkan perlunya optimalisasi pendapatan dari sektor reklame dan peningkatan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Fajar menuturkan bahwa reward berbasis kinerja perlu diterapkan agar OPD berlomba meningkatkan capaian pendapatan.

“Sewaktu-waktu itu perlu. Apalagi yang bekerja keras menggenjot pendapatan harus mendapat reward,” ungkapnya.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien