Wakil Walikota Cilegon Tekankan Pentingnya Penguatan Keimanan dalam Pembentukan Karakter Pramuka
CILEGON — Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengingatkan jajaran Gerakan Pramuka di wilayahnya agar pembentukan karakter generasi muda tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga harus disertai penguatan keimanan.
Hal itu disampaikan Fajar saat menghadiri acara pelantikan pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka sejumlah kecamatan di Kota Cilegon yang berlangsung di Aula DPRD Kota Cilegon, Kamis (24/9/2026).
Pengurus Kwarran yang dilantik berasal dari Kecamatan Cilegon, Pulomerak, Cibeber, Jombang, Purwakarta, dan Grogol.
Fajar mengatakan pendidikan karakter akan kehilangan fondasi apabila tidak dibarengi dengan nilai-nilai keimanan.
Menurutnya, kecerdasan dan kemampuan seseorang perlu berjalan seimbang dengan pemahaman agama serta pengamalan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
“Karakter tanpa iman itu ibarat rumah yang kosong. Tidak memiliki pilar dan atap. Karena itu, jangan hanya mengejar karakter, tetapi juga harus memperkuat keimanan,” kata Fajar.
Ia menilai seseorang tidak cukup hanya memiliki kemampuan berbicara maupun kecerdasan secara akademik.
Pemahaman mengenai agama, sejarah Islam, serta keteladanan Nabi Muhammad SAW juga dinilai penting dalam membentuk pribadi yang memiliki dasar moral yang kuat.
“Kalau orang pintar berbicara, pintar dalam berbagai hal, tetapi tidak mengetahui bagaimana amal ibadahnya dan tidak memahami sejarah Islam serta keteladanan Nabi Muhammad SAW, maka menurut saya masih ada yang kurang. Intinya, karakter harus dibangun bersama iman yang kuat,” ujarnya.
Terkait perkembangan pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) Cilegon, Fajar mengatakan prosesnya masih berjalan.
Namun, ia menegaskan dirinya bukan pihak yang memiliki kewenangan untuk memastikan tahapan akhir pembangunan tersebut.
“Saya bukan orang yang menandatangani, jadi silakan ditanyakan kepada pihak yang memiliki kewenangan,” katanya.
Meski demikian, Fajar menyebut berdasarkan informasi yang diterimanya, proses pembangunan Buper Cilegon telah melalui sejumlah tahapan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Wali Kota Cilegon Robinsar, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, serta organisasi perangkat daerah.
“Informasinya sejauh ini luar biasa. Sudah bertemu dengan Pak Wali Kota, Pak Sekda, dan dinas-dinas terkait. Prosesnya sudah berjalan, tinggal masalah administrasi saja, sejauh yang saya tahu,” ujarnya.
Fajar menambahkan akan kembali mengingatkan pihak terkait mengenai proses administrasi tersebut agar pembangunan Buper Cilegon dapat segera ditindaklanjuti.
“Nanti akan saya coba ingatkan kembali,” katanya.***

