1.100 Karyawan PT Parkland di Lebak Kena PHK Massal Tapi Angka Pengangguran di Banten Turun, Kok Bisa?
SERANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2026 sebesar 6,61 persen.
Turun tipis 0,08 poin persen dibanding Agustus 2025 yang 6,69 persen. Artinya, dari 100 orang angkatan kerja, ada 6-7 orang yang menganggur.
Namun publik dibuat bingung. Di satu sisi 1.100 karyawan PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak kena PHK massal pada 23 Oktober 2026.
Di sisi lain, BPS Banten mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) justru turun menjadi 6,61 persen pada Agustus 2026.
Data TPT 6,61 persen yang dirilis BPS Provinsi Banten (5/11) itu diambil melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode Agustus 2026.
Artinya, data itu memotret kondisi ketenagakerjaan di bulan Agustus tahun ini.
Sementara PHK massal PT PWI 6 terjadi dua bulan setelahnya, yakni 23 Oktober 2026. PHK bertahap sejak akhir 2025 hingga Oktober itu baru puncak di Oktober.
Jadi, 1.100 korban PHK Lebak itu belum masuk dalam angka TPT 6,61 persen. Dampaknya baru akan terlihat di data Sakernas Februari 2027 mendatang.
Meski TPT turun 0,08 persen dari 6,69 persen di Agustus 2025, BPS justru mencatat sinyal bahaya lain dimana pekerja formal anjlok.
Pada Agustus 2026, pekerja formal hanya 3,12 juta orang atau 53,35 persen, turun 1,53 poin dibanding tahun lalu. Sebaliknya pekerja informal naik menjadi 2,73 juta orang atau 46,65 persen.
Artinya, banyak pekerja yang sebenarnya kehilangan kerja formal di pabrik, tapi tidak tercatat sebagai penganggur karena banting setir jadi pekerja informal seperti: ojek online, warung, serabutan, atau berusaha sendiri.
BPS mencatat, lapangan usaha yang paling banyak kehilangan pekerja adalah Perdagangan Besar dan Eceran yang turun 96,79 ribu orang.
Ironisnya, dalam data, Industri Pengolahan masih menjadi penyerap terbesar di Banten dengan 20,80 persen. Namun satu per satu mulai hengkang. Setelah PWI 6 Lebak tutup, PWI 1 di Cikande, Serang juga dikabarkan mulai pindah ke Jawa Tengah. (*/Ajo)

