Akui Pengawasan Lemah, Gubernur Banten Minta Maaf Secara Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Seksual di SMAN 4 Kota Serang

 

SERANG-Gubernur Banten Andra Soni mengakui pengawasan di satuan pendidikan lemah terkait kasus dugaan pelecehan seksual di SMAN 4 Kota Serang. Ia meminta maaf secara terbuka atas kasus tersebut.

“Permohonan maaf dari saya sebagai Gubernur Banten. Saya sangat prihatin, ini tanggung jawab kami,” ujar Andra saat peringatan Hari Anak Nasional, di Kota Serang, Rabu (23/7/2025).

Ia mengaku terus memantau kasus ini dan meminta Sekda serta Dindikbud untuk terus melaporkan hal-hal lain terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru.

“Saya telah menyampaikan hal tersebut kepada Pak Sekda untuk ditindaklanjuti. Saya meminta Dindikbud berkoordinasi aktif dengan aparat penegak hukum dalam rangka penegakkan hukumnya,” jelas politikus Gerindra itu.

Atas peristiwa ini, pihak Pemprov bakal berbenah dan melakukan evaluasi total agar satuan pendidikan di Banten tak ada lagi kasus pelecehan seksual.

“Kita akan melakukan pembinaan, ini adalah kenyataan yang kita (harus) terima bahwa satuan pendidikan kita pengawasannya masih lemah. Kita akan lakukan salah satunya evaluasi dan perbaikan-perbaikan ke depan,” ujar Andra.

Dari kabar terakhir, langkah Pemprov Banten menonaktifkan tiga guru terkait dugaan kasus pelecehan seksual dan kasus lainnya di SMAN 4 Kota Serang.

Sebelumnya, Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Banten mendesak agar pihak Pemprov Banten dan Dindikbud segera bertindak.

Ketua Komnas PA Hendry Gunawan mengatakan, sebagai pemangku kebijakan, Dindikbud harus melakukan evaluasi total terhadap pola pengawasan dan budaya sekolah yang menormalisasi kekerasan dan intimidasi.

Termasuk mendorong Satgas PPKSP Provinsi Banten yang seharusnya menjadi rujukan saat ada kejadian di sekolah saat tidak mempu menyelesaikannya untuk melakukan investigasi menyeluruh di sekolah tersebut.

“Sekolah seharusnya jadi ruang aman bagi anak. Kalau sudah menjadi tempat terjadinya kekerasan, maka negara wajib hadir melindungi,” ujarnya. (*/Ajo)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien