Bakal Tangani 24 Desa Tertinggal di Banten, Satgas Percepatan Pembangunan Desa Segera Dibentuk
SERANG -Sebanyak 24 desa di Provinsi Banten masih berstatus tertinggal. Guna mengatasi ini, Pemprov Banten berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan Desa.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banten, Rd Berly Rizki Natakusumah mengatakan, Satgas percepatan pembangunan desa yang terdiri dari unsur-unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Satgas tersebut bakal berkoordinasi dengan TNI, Polri, hingga perusahaan yang memiliki Corporate Social Responsibility (CSR) yang akan terlibat untuk mengatasi masalah ini.
“Termasuk dengan stakeholder lain yang memiliki CSR,” ujarnya usai rapat percepatan pembangunan desa di kantornya, Rabu (27/8/2025).
Ia memaparkan, salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembangunan jalan poros desa lewat program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan tenaga pendidikan di lokasi 24 desa tersebut.
“Program Bang Andra diarahkan untuk mendukung pembangunan di desa,” jelasnya.
Dengan adanya intervensi dari seluruh OPD, ia berharap sudah tidak ada desa tertinggal di tahun 2026 mendatang.
“DPMD menargetkan 2026, nanti status desa tertinggal meningkat menjadi desa berkembang, hasil evaluasi indeks desanya ini nanti akan keluar di 2027,” jelasnya.
Di tempat yang sama Assisten Daerah (Asda) I Pemprov Banten Komarudin mengatakan, pihaknya bersama seluruh OPD di bakal gotong royong, mengintervensi pembangunan desa sesuai dengan instruksi gubernur.
“Karena memang pa Gubernur telah memprioritaskan pembangunan desa, sesuai dengan arahan pemerintah pusat bahwa kemiskinan harus dihilangkan,” katanya.
Desa dengan kategori tertinggal, kata dia, disebabkan kurangnya indeks desa membangunnya atau masih berada di skor satu yang menandakan ketertinggalan.
Ketertinggalan ini mencakup layanan dasar seperti: pendidikan, kesehatan, sarana infrastruktur, lingkungan hidup maupun pertumbuhan ekonominya.
“Seluruh OPD kita petakan, kita lihat program yang ada, nanti arahkan semuanya ke sana,” tukasnya. (*/Ajo)
