Banten Urutan Pertama Provinsi dengan Populasi Mahasiswa Terbanyak di Indonesia, Capai 1,46 Juta Jiwa

FAKTA – Data yang dirilis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menunjukkan fakta menarik, khususnya bagi Provinsi Banten.
Ternyata, berdasarkan informasi dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kemendikbudristek, menempatkan Provinsi Banten sebagai daerah dengan populasi mahasiswa terbanyak di Indonesia pada tahun 2022, dengan jumlah total 1,46 juta jiwa.
Dari data tersebut terungkap bahwa pada tahun 2022, terdapat sekitar 9,32 juta mahasiswa yang terdaftar di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sekitar 16% dari total mahasiswa nasional berasal dari Provinsi Banten.
Berikut 10 provinsi dengan populasi mahasiswa terbanyak di Indonesia pada tahun 2022:
1. Banten: 1,46 juta
2. Jawa Timur: 1,39 juta
3. Jawa Barat: 1,31 juta
4. Jawa Tengah: 1,27 juta
5. DKI Jakarta: 1,15 juta
6. Sumatera Utara: 850 ribu
7. DI Yogyakarta: 500 ribu
8. Sulawesi Selatan: 480 ribu
9. Sumatera Barat: 470 ribu
10. Aceh: 420 ribu
Angka ini mencakup mahasiswa di berbagai lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta, baik universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, maupun politeknik.
Laporan Statistik Pendidikan Tinggi 2021 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyebutkan Indonesia mempunyai sebanyak 3.115 perguruan tinggi.

Sebanyak 40 persen dari jumlah tersebut dalam bentuk sekolah tinggi di bawah pengelolaan swasta.
Selain perguruan tinggi di bawah Kemendikbusristek, ada juga yang berada di bawah Kementerian Agama sebanyak 1.195 institusi dan Kementerian/Lembaga lain sebanyak 171 institusi.
Tingginya jumlah mahasiswa di Banten menunjukkan tingginya minat masyarakat di provinsi ini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Apakah ini merupakan indikator positif bagi pengembangan sumber daya manusia?
Namun jika melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) BPS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten pada tahun 2024 mencapai 76,35, atau mengalami peningkatan 0,58 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 75,77.
Peningkatan ini terjadi pada semua dimensi pembentuk IPM, terutama pada standar hidup layak dan pengetahuan.
IPM dihitung berdasarkan tiga indikator, yaitu umur harapan hidup, harapan lama sekolah, dan rata-rata lama sekolah, serta pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan.
Sejumlah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Banten juga diketahui sejak beberapa tahun belakangan menggulirkan program bantuan beasiswa yang cukup besar untuk pendidikan sarjana, seperti di Kota Cilegon dan Tangerang. (*/Rijal)



