Larang Anarkis, Muhammadiyah Banten Beri Pesan Ini Pada Mahasiswa yang Aksi
SERANG-Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten, Dadang Burhanudin memberikan sejumlah pesan kepada para mahasiswa yang melakukan aksi.
“Demonstrasi di negara demokrasi hal yang wajar, unjuk rasa juga boleh boleh saja asal tidak anarkis, sampaikan segala kritik dengan cara yang santun dan melalui saluran yang resmi,” kata dia, Senin (1/9/2025).
Ia meminta kepada massa aksi agar tak terpancing emosi oleh hal-hal yang merusak tujuannya dalam berdemonstrasi untuk menyampaikan aspirasi yang diutarakan para mahasiswa.
“Kalaupun menemukan kendala dengan tidak didengarkan ataupun aspirasinya diabaikan, maka kita telah mendapatkan poin yang positif karena termasuk orang-orang yang telah menyampaikan amal maruf nahi mungkar dan masuk nilai ibadah,” jelasnya.

Apabila dalam berdemonstrasi dengan anarkis, kata dia, maka tidak ada nilai ibadah, yang ada malah termasuk pelanggaran HAM, hukum atau agama.
“Atas perusakan, penjarahan, hal ini tidak dibenarkan dengan dalih apapun,” ujarnya.
Untuk para mahasiswa, ia mengatakan perjuangan melawan kedzaliman harus dengan cara yang Ma’ruf agar hasilnya menjadi baik.
“Tidak boleh dengan cara yang mungkar. Jadi ke depankan fungsi mahasiswa sebagai masyarakat ilmiah dalam segala tindakannya, harus mengedepankan rasionalitas bukan emosional,” kata dia.
“Lanjutkan perjuangan untuk memberantas kezoliman dengan cara yang ma’ruf,” tutupnya. (*/Ajo)

