Maxim Tanggapi Demo Driver di Banten yang Tolak Program Turbo: Sifatnya Opsional, Tidak Wajib
SERANG-Manajemen Maxim Indonesia buka suara terkait aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah driver di Banten yang menolak program Turbo.
Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menegaskan program Turbo merupakan program prioritas order yang bersifat opsional dan tidak wajib diikuti oleh mitra pengemudi.
“Keikutsertaan dalam program ini memungkinkan mitra pengemudi memperoleh lebih banyak pesanan selama jam-jam aktif dan meningkatkan pendapatan melalui kerja yang lebih efisien,” ujar Dirhamsyah dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, mitra pengemudi yang tidak mengikuti program tetap dapat menerima pesanan dan memperoleh penghasilan melalui mekanisme distribusi pesanan standar.
“Keputusan untuk tidak mengikuti program juga tidak memengaruhi penilaian maupun hak istimewa mitra pengemudi, termasuk status prioritas, atribut, dan penggunaan stiker khusus pada mobil,” tegasnya.
Terkait komisi aplikasi, Maxim mengklaim menerapkan komisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu dalam rentang 0–8%.
Perusahaan, kata dia, senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait harga perjalanan, pengemudi yang aktif menerima dan menyelesaikan pesanan disebut dapat memperoleh penghasilan di atas rata-rata.
Oleh karena itu, perusahaan akan terus menjaga tarif tetap terjangkau bagi pelanggan.
Menanggapi isu penolakan pendaftaran driver baru, Maxim menyebut pihaknya memberikan kesempatan kepada siapa pun yang berminat untuk memperoleh penghasilan, dengan tetap menjaga keseimbangan distribusi pesanan antara mitra pengemudi dan pelanggan.
“Seiring perkembangan pasar dan meningkatnya popularitas layanan Maxim, jumlah pesanan juga terus bertambah. Oleh karena itu, pertumbuhan jumlah mitra pengemudi merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan layanan dan kebutuhan pengguna,” jelas Dirhamsyah.
Maxim menghormati hak mitra pengemudi untuk menyampaikan pendapat, tetapi mengimbau agar penyampaian aspirasi tidak dilakukan melalui tindakan yang melanggar hukum, merusak properti, atau menghalangi orang lain untuk bekerja.
“Bagi mitra pengemudi yang ingin memperoleh penghasilan untuk diri sendiri dan keluarga, Maxim mengajak untuk tetap bekerja dan mengedepankan dialog yang konstruktif,” ujarnya.
Berdasarkan hasil survei internal, puluhan ribu mitra pengemudi telah mampu meningkatkan efisiensi pendapatan melalui program Turbo.
“Apabila terdapat kendala atau hal yang ingin disampaikan, mitra pengemudi dapat langsung menghubungi kantor Maxim. Bagi mitra pengemudi yang ingin bekerja lebih efisien, Maxim siap membantu memberikan pemahaman mengenai cara menggunakan Turbo. Namun, bagi yang tidak ingin mengikutinya, mitra pengemudi tetap dapat bekerja tanpa program tersebut,” pungkasnya.***

