Musda VIII HIPMI Banten Dorong Kualitas dan Peran Pengusaha Muda Lokal
SERANG – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII pada Selasa (27/5/2025) di Hotel Ultima Ratu, Kota Serang.
Forum ini menjadi ajang strategis untuk menentukan arah kebijakan organisasi ke depan serta melakukan restrukturisasi kepengurusan, termasuk pergantian unsur pimpinan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, pengurus pusat, dan ratusan kader HIPMI dari seluruh kabupaten/kota di Banten.
Musda ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran HIPMI dalam membina pengusaha muda lokal agar lebih berkualitas dan mampu menjawab tantangan perekonomian regional maupun nasional.
Ketua Umum HIPMI Banten periode 2021–2025, Ananda Trianh Salichan, dalam sambutannya menegaskan komitmen HIPMI dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi tingkat pengangguran di Provinsi Banten.
Ia menyebut bahwa Banten saat ini masih masuk dalam tiga besar provinsi dengan angka pengangguran tertinggi di Indonesia.
Ananda menyatakan bahwa HIPMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara dunia usaha dan pemerintah sangat penting untuk membangun iklim usaha yang sehat dan inklusif.
“Bahwa kolaborasi pengusaha di HIPMI dengan Pemda tumbuh bersama untuk Provinsi Banten hampir merata sesuai dengan visi misi Gubernur Banten, mengurangi pengangguran,” ujarnya, Selasa (27/5/2025)
Tak hanya menyasar para pelaku usaha muda yang sudah berjalan, HIPMI Banten juga aktif menyentuh kalangan mahasiswa.
Organisasi ini mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru melalui program HIPMI Perguruan Tinggi, yang dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak di bangku kuliah.
“Kita sudah melantik HIPMI Perguruan Tinggi, kita memberikan pelatihan-pelatihan rutin kepada pengusaha-pengusaha pemula, harapannya menggembeleng mentalnya, menjadi pengusaha tangguh,” ungkap Ananda.
Ia menambahkan bahwa pelatihan rutin tersebut tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga membentuk karakter dan ketangguhan mental para wirausaha muda agar mampu bertahan dan berkembang dalam situasi ekonomi yang dinamis.
Gubernur Banten, Andra Soni, turut hadir membuka kegiatan Musda secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran pengusaha lokal dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.
“Kita harus bisa memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pengusaha-pengusaha lokal, karena bagian penggerak roda ekonomi di Provinsi Banten, itu poinnya,” ujarnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa pengusaha lokal memiliki keunggulan strategis karena usaha mereka berorientasi pada daerah asalnya. Dengan begitu, kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi lokal bersifat langsung dan berkelanjutan.
“Sebagai pengusaha lokal tentu ya ga bakal kemana-mana, pasti ke sini bisnisnya, di sini usahanya,” tutupnya. (*/Ajo)
