Wisata Anyer

Peringati HUT ke-152, Pandeglang Jadi Daerah Prioritas Pembangunan oleh Pemprov Banten

 

PANDEGLANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, Kabupaten Pandeglang menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pandeglang dalam rangka HUT ke-152 Kabupaten Pandeglang, Rabu (1/4/2026).

Mengusung tema, “Pejuang Tangguh, Religius, Unggul (Petarung)”, Dimyati menyebut momentum hari jadi sebagai titik penting untuk memperkuat sinergi dan melakukan lompatan pembangunan berbasis data dan capaian nyata.

“Pandeglang mendapatkan prioritas. Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) kita dahulukan di Pandeglang. Termasuk Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat juga kita utamakan di sini,” ujar Dimyati.

Di bidang pendidikan, Pemprov Banten telah menjalankan program Sekolah Gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh dengan 5.822 siswa penerima manfaat di 131 sekolah.

Selain itu, pembangunan unit sekolah baru SMKN 17 Pandeglang, rehabilitasi ruang kelas di sejumlah SMA, serta pembangunan rumah dinas guru turut dilakukan di Pandeglang.

“Ini bagian dari upaya kita meningkatkan kualitas SDM. Pendidikan harus menjadi fondasi agar Pandeglang benar-benar unggul,” katanya.

Di sektor infrastruktur, Pemprov Banten melalui APBD 2026 turut melakukan pembangunan infrastruktur di desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Pembangunan dilakukan pada sembilan lokasi yang terdiri atas delapan ruas jalan dan satu jembatan. Total panjang jalan yang dibangun mencapai 16,81 kilometer ditambah pembangunan Jembatan Huni Panimbang.

Ruas yang ditangani meliputi Batubantar–Banjar, Cikadu–Sudimanik, Ciwangun–Citeluk, Kampung Pasir Waru–Babakan Kalanganyar, Polsek Saketi–Pematang, Poros Desa Kertasana–Senangsari Pagelaran,Tanjungan Mantiung, serta Kampung Jaha Desa Cinoyong

“Pembangunan infrastruktur ini kita dorong untuk membuka konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Dimyati.

Selain itu, di bidang sosial, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan jaminan sosial kepada 8.610 keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan usaha ekonomi produktif kepada 420 KPM, serta bantuan bagi 320 penerima layanan kesejahteraan sosial.

Dimyati juga menyoroti pelaksanaan program nasional di Pandeglang, seperti program Makan Bergizi Gratis (MGB) yang telah menjangkau 427.465 penerima manfaat melalui 163 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta program Cek Kesehatan Gratis yang telah dirasakan 397.861 warga.

“Ini menunjukkan bahwa sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten berjalan. Tinggal kita perkuat agar dampaknya lebih luas,” tegasnya.

Selain itu, Dimyati juga menyoroti potensi besar Pandeglang di sektor pertanian yang berkontribusi pada 34,24 persen terhadap PDRB.

Termasuk pengembangan kawasan wisata seperti Geopark Ujung Kulon dan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Serang–Panimbang.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa berbagai capaian tersebut harus diiringi dengan inovasi dan kemampuan menyelesaikan persoalan daerah.

Ia mengibaratkan pembangunan Pandeglang seperti mengayuh sepeda yang harus terus bergerak menjaga keseimbangan.

“Kita harus cari solusi masalah yang ada. Momentum ulang tahun ini harus jadi titik perubahan. Kita harus berinovasi,” katanya.

“Saya berharap momen HUT ini menjadi penopang agar Pandeglang menjadi petarung. Kita bangkit bersama dengan sinergi pemerintah pusat, provinsi, DPR RI, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Dewi Setiani menyampaikan capaian indikator makro yang terus membaik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pandeglang tahun 2025 mencapai 71,84, naik 1,35% (0,96 poin) dari 70,88 pada 2024, Pertumbuhan ekonomi dan angka kemiskinan juga terus turun di Pandeglang.

“Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, bukan hanya pemerintah daerah,” ujarnya.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien