Syaefudin Pimpin Karateker KNPI Banten, Ajak Pemuda Bersatu Jelang Musda
SERANG – Dinamika kepemudaan di Provinsi Banten memasuki fase baru. Syaefudin resmi dipercaya sebagai Ketua Karateker DPD KNPI Banten dan langsung menyerukan konsolidasi menyeluruh menjelang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Banten.
Penunjukan tersebut merupakan mandat dari Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunisa, guna memastikan roda organisasi tetap berjalan serta proses regenerasi kepemimpinan berlangsung sesuai aturan organisasi.
Dalam pernyataannya, Syaefudin menegaskan bahwa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) harus menjadi wadah terbuka bagi seluruh elemen pemuda, bukan hanya kelompok tertentu.
“KNPI adalah rumah besar pemuda. Organisasi ini harus diisi oleh pemuda yang benar-benar masih memiliki energi, gagasan, dan semangat perubahan. Bukan soal kepentingan kelompok, tetapi masa depan generasi muda Banten,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penyalur aspirasi pemuda.
Dalam menjalankan tugasnya, Syaefudin didampingi sejumlah tokoh muda lintas latar belakang, mulai dari aktivis hingga pengusaha muda.
Salah satunya adalah Rizki Putra Sandika, mantan Ketua KNPI Kota Cilegon yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia aktivisme mahasiswa hingga kepemudaan.
Menurut Rizki, kepemimpinan KNPI di bawah Putri Khairunisa diharapkan mampu mengarahkan organisasi pada program yang lebih konkret dan berdampak, bukan sekadar agenda politis jangka pendek.
Saat ini, tim karateker memprioritaskan verifikasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) sebagai peserta Musda.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan forum tertinggi di tingkat provinsi tersebut berjalan transparan, demokratis, dan legitimate.
Syaefudin berharap seluruh unsur pemuda dari delapan kabupaten/kota di Banten dapat berpartisipasi aktif dan menyatukan visi demi kemajuan daerah.
“Kami ingin Musda nanti melahirkan kepemimpinan yang kuat, inklusif, dan mampu membawa KNPI Banten menjadi motor penggerak pembangunan kepemudaan,” katanya.***

