31 Honorer Penyuluh Pertanian Diangkat CPNS, Kabupaten Lebak Masih Kekurangan PPL

DPRD Pandeglang Adhyaksa

LEBAK – Setelah menerima SK calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diberikan langsung oleh Bupati Lebak beberapa hari lalu di Kecamatan Cibadak, 31 orang honorer Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu, Penyuluh Pertanian Lapangan (THL-TB PPL) mulai bernafas lega. Pasalnya hasil pengabdiannya selama lebih dari 9 tahun ini menuai hasil yang setimpal dengan pengangkatan sebagai pegawai negeri.

Baca Juga : Wakil Bupati Lebak Usulkan Kereta Api Pengangkut Hasil Bumi

Dari jumlah PPL sebanyak 80 orang yang diajukan, memang hanya 31 orang saja yang berhasil menerima SK CPNS, sedangkan 49 sisanya yang masih belum dapat memenuhi kriteria, yakni usia rata-rata 35 tahun dan memiliki masa pengabdian selama 9 tahun dan memiliki kompetensi.

Loading...

Namun dari 49 orang yang tidak memenuhi kriteria tersebut mengharapkan dapat diangkat menjadi pegawai pemerintah daerah dengan perjanjian kontrak kerja (P3K).

“Mengingat luas wilayah yang ada di Kabupaten Lebak cukup luas dengan jumlah desa sebanyak 340 desa yang juga sebagai lumbung padi Banten sangat membutuhkan penyuluh pertanian lapangan sebanyak 340 orang,” kata Rahmat Yuniar, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak saat ditemui Senin (17/7/2017).

Menurutnya, saat ini jumlah PPL yang ada hanya sekitar 133 orang, dengan perincian 18 orang PNS 31 orang CPNS, 49 orang Thl-Tb PPL, dan 35 orang PPL TKK Kabupaten.

“Kita memang masih kekurangan PPL, apalagi saat ini kita sedang fokus menyikapi luas tambah tanam padi (LTT-Padi) sampai dengan Bulan Juli 2017, seluas 52.155 Hektar, dan jagung seluas 2.685 Hektar, dan itu semua sangat membutuhkan PPL,” ujarnya. (*)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien