Iklan Banner

Agrowisata Cikapek Disuntik Rp8,3 Miliar, Pemkab Lebak Targetkan Jadi Magnet Wisata dan Ekonomi Baru di Banten

 

LEBAK – Kabupaten Lebak tengah menyiapkan destinasi wisata raksasa yang digadang-gadang akan menjadi ikon baru Banten.

Adalah Agrowisata Cikapek di Kecamatan Cimarga, sebuah kawasan seluas 52 hektare yang kini kembali mendapatkan tambahan anggaran pembangunan sebesar Rp8,3 miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Kawasan ini sebelumnya sudah mendapat kucuran dana Rp3,8 miliar pada tahun 2024 untuk pembangunan tahap awal.

Dengan tambahan anggaran tahun 2025, Pemkab Lebak berharap Agrowisata Cikapek tidak hanya menjadi ruang rekreasi keluarga, melainkan juga motor penggerak ekonomi lokal.

“Pembangunan dilakukan bertahap, progresnya kini sudah mencapai 19 persen. Beberapa fasilitas seperti rest area, masjid, dan area parkir sudah berdiri. Tahun ini difokuskan pada greenhouse, area camping, dan miniatur Baduy,” ungkap Usep Suparno, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Lebak, Jumat (19/9/2025).

Agrowisata Cikapek memang didesain berbeda dengan destinasi lain. Dari total lahan 52 hektare, sekitar 30 hektare digunakan untuk lahan agro, sementara 20 hektare diproyeksikan bagi pembangunan SMA Garuda.

Agil HUT Gerindra

Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini mampu menggabungkan edukasi pertanian modern, wisata alam, hingga pelestarian budaya lokal.

Usep menegaskan, meski progres pembangunan baru 19 persen, konsep pengembangan yang dilakukan secara bertahap dipastikan memberi dampak nyata.

“Tahap kedua ditargetkan rampung Desember 2025. Tahun depan akan masuk tahap ketiga. Modelnya bukan multiyears, tetapi per tahun selesai sesuai anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Lebih jauh, Pemkab Lebak menaruh harapan besar terhadap Agrowisata Cikapek sebagai ikon wisata terbesar di Banten.

Selain menjadi destinasi unggulan, kawasan ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru, menghidupkan UMKM sekitar, serta mengangkat potensi ekonomi masyarakat pedesaan.

Kehadiran Agrowisata Cikapek seakan menjadi jawaban atas kebutuhan wisata modern yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi nilai tambah.

Jika rampung sesuai rencana, Cimarga bukan hanya dikenal sebagai wilayah agraris, melainkan juga sebagai pusat wisata agro berkelas di Bumi Multatuli. (*/Sahrul).

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien