Atap Masjid Agung Al-Araf Rangkasbitung Lebak Jebol Saat Waktu Salat, Jamaah Sempat Panik

 

LEBAK– Aktivitas ibadah di Masjid Agung Al-Araf, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, sempat diwarnai kepanikan setelah sebagian atap bangunan masjid jebol, Jumat (23/1/2026).

Insiden tersebut terjadi bertepatan dengan azan pertama, ketika jamaah mulai berdatangan ke masjid.

Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga setelah foto dan video kondisi atap masjid yang rusak beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut terlihat serpihan kaca dan material atap berserakan di area dalam masjid.

Ketua PERMASI Al-Ara’af, Ichsanudin, yang berada langsung di lokasi kejadian, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan bahwa insiden terjadi secara tiba-tiba, namun tidak sampai mengganggu jalannya ibadah secara keseluruhan.

“Kejadiannya pas azan pertama. Jamaah memang sempat kaget, tapi alhamdulillah aktivitas ibadah tetap berjalan dan bisa dikondisikan,” ujar Ichsanudin kata dia kepada Fakta Banten, Sabtu (24/1/2026).

Akibat kejadian itu, satu orang jamaah mengalami luka ringan berupa goresan dan pendarahan kecil akibat terkena serpihan kaca.

Korban langsung mendapatkan penanganan di lokasi dan dipastikan tidak mengalami cedera serius.

Menurut Ichsanudin, faktor cuaca diduga menjadi penyebab utama jebolnya atap masjid.

Ia menegaskan bahwa pengurus masjid bersama pihak terkait telah melakukan pengecekan awal untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi jamaah.

“Secara sementara area yang terdampak sudah diamankan. Kami juga memastikan bagian lain masih layak digunakan untuk ibadah,”jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa rencana perbaikan sudah disiapkan, termasuk dukungan anggaran. Namun, pelaksanaan pembangunan dijadwalkan setelah bulan Ramadan.

“Informasinya anggaran sudah ada, dan rencananya pembangunan akan dilakukan setelah Ramadan,” tambahnya.

Masjid Agung Al-Araf diketahui merupakan pusat kegiatan keagamaan masyarakat Rangkasbitung, sehingga warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan struktur secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Warga juga meminta agar proses perbaikan tidak hanya bersifat sementara, melainkan dilakukan secara komprehensif demi keamanan dan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah. (Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien