Banjir Rob Terjang Pantai Bagedur, Warga Diminta Tetap Siaga Meski Air Sudah Surut

 

LEBAK – Suasana malam di kawasan wisata Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mendadak mencekam pada Kamis -Jumat (6-7/11/2025).

Air laut tiba-tiba naik dan menerjang pesisir, menyebabkan genangan di sekitar area pantai.

Meski tidak menimbulkan korban maupun kerusakan berarti, warga sempat dibuat panik oleh derasnya banjir rob yang datang bersamaan dengan angin kencang.

Relawan BPBD Kecamatan Malingping, Nurman, menuturkan bahwa ombak tinggi dan terpaan angin malam itu membuat situasi di sekitar pantai sempat tidak terkendali.

“Air laut tiba-tiba meluap ke daratan. Warga yang berada di tepi pantai berhamburan menjauh karena khawatir ombak semakin besar,” ungkapnya, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, meski genangan tidak sampai merusak warung atau rumah warga, kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat pesisir untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca ekstrem.

“Sekarang kondisi sudah mulai tenang, tapi kami tetap mengimbau warga agar tidak lengah. Cuaca masih sulit diprediksi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, mengonfirmasi bahwa wilayah selatan Lebak saat ini memang masuk dalam kategori rawan gelombang tinggi.

Ia menjelaskan, fenomena peralihan musim dari kemarau ke penghujan kerap disertai peningkatan aktivitas angin dan tekanan udara di laut lepas.

“Data dari BMKG menunjukkan sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Pergantian musim ini seringkali memicu potensi bencana seperti banjir rob dan gelombang ekstrem,” jelas Febby.

Pihaknya meminta warga pesisir dan wisatawan agar memperhatikan peringatan cuaca sebelum beraktivitas di pantai.

Nelayan pun diminta menunda melaut apabila kondisi angin dan ombak belum memungkinkan.

“Keselamatan jauh lebih penting. Kami harap masyarakat tidak abai terhadap imbauan cuaca dan terus memantau informasi resmi dari pemerintah,” pungkasnya.

Kendati air laut telah surut dan aktivitas di kawasan Pantai Bagedur mulai kembali normal, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama menghadapi perubahan iklim yang makin sulit diprediksi. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien