Bantuan Tak Merata, Peternak Ikan di Lebak Merana di Tengah Harapan yang Pupus
LEBAK– Di tengah upaya pemerintah daerah menggenjot sektor ekonomi kerakyatan, suara sunyi dari Kampung Sumur Picung, Desa Baros, Kecamatan Warunggunung, masih luput dari perhatian.
Sunjaya, seorang peternak ikan lokal yang mengelola lahan seluas satu hektare, hanya bisa menggantungkan harapan pada bantuan yang tak kunjung datang.
Meski sektor perikanan kerap didengungkan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan, realitanya masih banyak pelaku usaha mikro di pelosok Lebak yang belum tersentuh program bantuan pemerintah.
Bahkan, menurut Sunjaya, selama bertahun-tahun usahanya tidak pernah sekalipun mendapat dukungan, baik berupa bibit, pelatihan, maupun akses permodalan.
“Sejak saya mulai usaha ini, belum pernah sekalipun dapat bantuan. Padahal, minimal bibit atau pelatihan bisa membantu sekali. Tapi sampai sekarang, nihil,” ujar Sunjaya saat ditemui di kolam ikan miliknya, Minggu (1/6/2025).
Menurutnya, potensi budidaya ikan lele dan gurame di wilayahnya sangat menjanjikan.
Dengan puluhan kolam yang tersedia, Sunjaya yakin usahanya bisa menyerap tenaga kerja lokal jika mendapat suntikan bantuan yang memadai.
“Kalau pemerintah mau bantu, saya bisa pekerjakan lebih banyak orang. Ini baru dua orang pegawai yang bisa saya gaji, itu pun pas-pasan. Modal terbatas, bibit beli seadanya,” ujarnya.
Ironisnya, di saat para peternak mandiri seperti Sunjaya terus berjuang dengan alat dan dana sendiri, bantuan pemerintah justru kerap kali jatuh ke tangan yang tidak tepat sasaran seperti kelompok usaha yang tidak aktif atau penerima yang bukan pelaku utama perikanan.
“Sering dengar ada bantuan, tapi kok yang dapat bukan orang yang benar-benar ternak ikan. Itu yang bikin kecewa. Jadi kami yang serius ini seperti tak dianggap,” keluh Sunjaya.
Ia berharap Pemkab Lebak, khususnya Dinas Perikanan, membuka mata terhadap kondisi lapangan dan mulai menyalurkan bantuan secara adil dan tepat guna.
“Kalau memang ada program, ya sosialisasikan secara terbuka. Tapi kalau belum ada, tolong siapkan. Karena kami para peternak di Lebak juga ingin maju,” pungkasnya. (*/Sahrul).
