Dinkes Kota Serang HPN

Buah Durian Langka, Warga Lebak Rela Rogoh Kocek Rp150 Ribu per Buah

DPRD Kab Serang HPN

 

LEBAK – Musim buah durian di Kabupaten Lebak kini terasa berbeda. Jika biasanya buah berduri ini mudah ditemukan dengan harga terjangkau, tahun ini situasinya berbalik.

Kelangkaan pasokan membuat harga durian melonjak drastis hingga menembus Rp150 ribu per buah.

Sejumlah pedagang buah di wilayah Lebak mengaku kesulitan mendapatkan stok durian dari petani lokal.

Akibatnya, durian menjadi komoditas yang sangat diburu namun minim pasokan.

“Biasanya saya bisa bawa 50 sampai 100 buah per hari dari Rangkasbitung. Sekarang paling cuma 10 biji, itu pun rebutan sama pedagang lain,” ujar Udin (39), salah satu pedagang durian di kawasan Rangkasbitung, Jumat (30/5/2025).

HPN Dinkes Prokopim

Kondisi ini berdampak langsung pada harga jual. Durian kualitas sedang yang sebelumnya dijual Rp50 ribu, kini tembus Rp100 ribu bahkan mencapai Rp150 ribu untuk ukuran besar dan rasa manis legit.

Tak hanya pedagang, konsumen juga dibuat terkejut dengan lonjakan harga ini. Meski demikian, para pecinta durian tetap rela merogoh kocek dalam demi memuaskan lidah.

“Durennya enak banget, ya sesekali enggak apa-apa mahal juga. Tapi kalau terus begini bisa tekor,” kata Rika, warga Warunggunung yang sengaja datang ke kota untuk membeli durian.

Lonjakan harga durian ini diperkirakan akan berlangsung hingga panen raya berikutnya yang dijadwalkan pada akhir tahun.

Masyarakat pun diminta bijak dalam membeli dan mendukung petani lokal agar pasokan bisa kembali stabil.

Meski mahal, durian tetap jadi primadona musiman yang sulit ditolak. Namun kelangkaan kali ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ketahanan pertanian lokal dan kesiapan menghadapi perubahan iklim. (*/Sahrul).

HUT Fakta PT PCM
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien