Buruh di Lebak Berpeluang Punya Rumah, Disnaker Dorong Pemanfaatan FLPP

 

 

LEBAK– Harapan memiliki rumah layak kini semakin dekat bagi buruh di Kabupaten Lebak.

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat mulai menggencarkan sosialisasi program subsidi perumahan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Plt Kepala Disnaker Lebak, Rully Charuliyanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), termasuk pekerja di sektor industri dan manufaktur.

“Belum lama ini kami bertemu dengan para HRD dari sejumlah perusahaan di Lebak. Informasi terkait FLPP akan disampaikan lebih lanjut kepada para pekerja melalui perusahaan masing-masing,” kata Rully, Jumat (22/8/2025).

Melalui program ini, para buruh bisa membeli rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi yang menawarkan suku bunga tetap, tenor panjang, serta syarat administrasi yang lebih mudah dibandingkan KPR komersial.

Menurut Rully, banyak buruh menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan papan karena penghasilan yang relatif terbatas dan tidak selalu stabil. Karena itu, program FLPP menjadi solusi nyata.

“Ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menargetkan pembangunan 3 juta rumah,” ujarnya.

Meski begitu, Rully mengaku masih menunggu informasi resmi terkait alokasi jumlah unit subsidi yang bakal diberikan khusus untuk Kabupaten Lebak.

“Kami berharap semakin banyak pekerja yang bisa memanfaatkan kesempatan ini. Rumah bukan hanya soal tempat tinggal, tapi juga wujud kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Dengan adanya dorongan dari Disnaker, diharapkan semakin banyak buruh di Lebak berani mengambil langkah untuk memiliki rumah sendiri, sehingga kesejahteraan mereka tidak hanya bergantung pada upah bulanan, tetapi juga memiliki aset jangka panjang. (*/Sahrul).

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien