Cuaca Tak Bersahabat Bikin Pantai Bagedur Lebak Sepi, Libur Tahun Baru 2026 Tak Seramai Tahun Lalu
LEBAK– Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026 belum membawa dampak signifikan bagi sektor wisata pantai di Kabupaten Lebak.
Pantai Bagedur, salah satu destinasi favorit di pesisir selatan Banten, justru mengalami penurunan jumlah kunjungan akibat cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana alam.
Pantauan pada Jumat, 2 Januari 2026, jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Bagedur tercatat sekitar 2.000 orang.
Angka tersebut dinilai masih jauh dari harapan jika dibandingkan dengan tren kunjungan pada musim liburan di tahun-tahun sebelumnya.
Koordinator Balawista Pantai Bagedur, Mahmudin, menyebut kondisi sepi terasa sejak malam pergantian tahun.
Situasi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana malam Tahun Baru biasanya menjadi puncak kepadatan pengunjung.
“Biasanya malam tahun baru ramai, tapi kali ini justru lengang. Bukan hanya di Bagedur, hampir semua pantai di wilayah Banten kondisinya serupa,” ujar Mahmudin saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).
Menurut Mahmudin, banyak wisatawan memilih menunda perjalanan ke pantai karena cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Informasi mengenai gelombang tinggi dan potensi bencana turut memengaruhi keputusan masyarakat untuk berwisata.
“Cuaca sekarang sulit diprediksi. Banyak yang akhirnya memilih tidak ke pantai dulu,” katanya.

Meski begitu, kondisi perairan Pantai Bagedur pada Kamis siang terpantau relatif aman.
Gelombang laut berada dalam batas normal dan tidak ditemukan kondisi yang membahayakan pengunjung.
“Siang hari aman, gelombang normal, tidak ada ombak besar,” jelasnya.
Secara keseluruhan, kunjungan wisatawan ke Pantai Bagedur selama libur akhir tahun ini diperkirakan mengalami penurunan cukup tajam.
Petugas memperkirakan penurunan mencapai sekitar 40 persen dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya.
Selain faktor cuaca, kondisi ekonomi dan maraknya pemberitaan terkait bencana alam juga disebut turut memengaruhi minat wisata masyarakat.
“Kalau dibandingkan tahun lalu jelas menurun. Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari cuaca, ekonomi, sampai kekhawatiran masyarakat,” ungkap Mahmudin.
Meski jumlahnya menurun, wisatawan yang datang ke Pantai Bagedur masih didominasi pengunjung dari wilayah Jabodetabek, seperti Jakarta, Bogor, dan Tangerang, serta wisatawan lokal dari Kabupaten Lebak dan sekitarnya.
Untuk memastikan keselamatan, pengamanan kawasan pantai diperkuat dengan kehadiran 12 personel Balawista, serta unsur Basarnas dan Pramuka yang berjaga di sejumlah titik.
Hingga Jumat sore, tidak dilaporkan adanya insiden kecelakaan laut maupun wisatawan yang terseret arus.
Mahmudin mengimbau para pengunjung yang tetap memilih berwisata ke pantai agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami minta pengunjung tetap waspada, ikuti rambu keselamatan, dan jangan berenang terlalu jauh ke tengah,” tutupnya. (*/Sahrul)

