Desa Sumur Bandung di Lebak Ditetapkan Jadi Desa Percontohan Anti Korupsi Se-Provinsi Banten

LEBAK – Desa Sumur Bandung di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak merupakan salah satu desa yang memperoleh penilaian dan ditetapkan sebagai percontohan desa anti korupsi se Provinsi Banten yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) dari Inspektorat Daerah Pemprov Banten, pada 16 Juni 2025.

Dalam Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Inspektorat Daerah dan ditanda tangani Gubernur Banten tersebut, hanya 4 desa di Provinsi Banten yang terpilih menjadi percontohan desa anti korupsi.

Keempat desa tersebut yakni, 1. Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Pandeglang, 2. Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cikulur, Lebak, 3. Desa Legok, Kecamatan Legok, Tangerang, 4. Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sumur Bandung, Budi menyampaikan semoga dengan ditetapkanya menjadi salah satu percontohan desa anti korupsi se Provinsi Banten.

Ini merupakan langkah awal dalam komitmennya menciptakan pemerintahan desa yang bersih dari korupsi demi masyarakat desa sejahtera.

“Allahamdulilah mohon dukungannya kepada semua pihak. Dengan ini kami berkomitmen untuk terus menjadikan pemerintah desanya lebih baik dalam melayani masyarakat, dan tidak korupsi,” kata Budi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (26/6/2025).

Bukan hanya menciptakan pemerintahan desa yang bersih dari korupsi. Namun ia pula mahir dalam berbisnis sehingga dirinya dapat mengelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes) yang ada di wilayahnya dengan baik dan menjadi sumber penghasilan tambahan untuk pendapatan kas desa.

“Bumdes kami dikelola oleh warga dan hasilnya masuk ke kas desa yang dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat nantinya. Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, di desanya saat ini terdapat sumur air alami (Artesis) yang didapati dari pengeboran sumur pantau program Kementerian ESDM yang berlokasi di tanah kas desa. Dengan adanya sumur artesis saat ini dapat memberikan suplai air tambahan untuk wisata kolam renang alami di desanya.

“Allhamdulilah dengan adanya sumur artesis sejak September 2024, kami lebih dimudahkan dalam suplai air bersih untuk wisata kolam renang alami,” katanya. (*/Red)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien