Gudang Frozen Food di Cijoro Lebak Terbakar, Api Diduga Berasal dari Instalasi Listrik
LEBAK – Sebuah bangunan rumah yang juga difungsikan sebagai gudang penyimpanan makanan beku di Kampung Pasirjati, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, dilanda kebakaran pada malam Minggu (17/1/2026).
Api menghanguskan sebagian besar bangunan dan isi gudang yang berisi sosis serta produk frozen food.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, saat aktivitas warga di sekitar lokasi masih cukup ramai.
Kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian instalasi listrik bangunan sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke area gudang.
Seorang warga setempat, Asep, mengungkapkan bahwa awal kejadian ditandai dengan suara percikan dari arah samping rumah. Saat dicek, api sudah terlihat menyala di sekitar meteran listrik dan sulit dikendalikan.
“Awalnya terdengar suara seperti letupan kecil. Begitu didekati, api sudah keluar dari bagian listrik dan langsung membesar,” ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya.
Ketua RT setempat, Abdurahman, kemudian berkoordinasi untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran agar api tidak meluas ke bangunan lain yang jaraknya cukup berdekatan.
Sekitar 50 menit kemudian, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api yang sempat menguasai area gudang berhasil dikendalikan secara bertahap hingga benar-benar padam pada pukul 22.40 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan milik Andi (45) mengalami kerusakan berat, termasuk persediaan sosis dan makanan beku yang tersimpan di dalam gudang. Nilai kerugian materiil hingga kini masih dalam proses pendataan.
Saat kejadian berlangsung, pemilik bangunan diketahui tidak berada di tempat karena sedang berada di luar daerah bersama keluarganya. Lokasi kebakaran tetap dijaga hingga situasi dinyatakan aman.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh gangguan pada instalasi listrik, khususnya di sekitar KWH meter.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan barang mudah terbakar. (*/Sahrul).
