Kades di Lebak Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air di Rumahnya

LEBAK – Rohman (42) seorang warga Kampung Lebak Pari II, sekaligus Kepala Desa Lebak Pendeuy, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak tewas karena sengatan arus listrik pada hari Sabtu (19/01/2019), sekitar pukul 07.30 WIB.

Subur (19), saksi mata yang juga adik Kepala Desa menuturkan, peristiwa tersebut berawal ketika dirinya bersama dengan Rohman sedang memperbaiki mesin pompa air.

“Kejadian bermula ketika saya dengan Rohman sedang memperbaiki mesin pompa air dan korban memegangi kabel yang tak terbungkus kulitnya, dengan seketika korban langsung tersengat aliran listrik dan terpental ke arah belakang dengan kepala membentur dinding dan posisi korban terlentang dengan kondisi kabel masih ada yang menyentuh salah satu bagian tubuh korban,” kata Subur kepada faktabanten.co.id, Minggu (20/01/2019).

Melihat kondisi tersebut Subur langsung berlari ke arah rumah korban untuk dapat memutus aliran listrik, sambil berteriak kencang untuk dapat memutus aliran listrik dengan mematikan saklar.

Kartini dprd serang

“Begitu saya melihat kondisi korban sudah tak berdaya, saya langsung berlari ke dalam rumah untuk dapat membantu memutus aliran listrik dengan cara mematikan saklar sambil teriak minta tolong kepada warga sekitar,” terangnya.

“Selanjutnya warga sekitar berdatangan untuk dapat menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Malingping agar segera dilakukan tindakan medis, namun sayang nyawa korban tidak bisa tertolong kareng meninggal dalam perjalanan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan lain Brigadir Dimas menuturkan, ketika mendapatkan laporan dari masyarakat tentang kejadian tersebut maka pihaknya selaku aparat kepolisian setempat langsung melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi mata untuk melakukan koordinasi serta membuat laporan.

“Sebelumnya kami sampaikan bela sungkawa atas peristiwa tersebut pada keluarga korban, dan langsung mengambil tindakan olah TKP serta memintai keterangan dari para saksi mata dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membuat laporan,” tutupnya. (*/Sandi/Eza Y,F).

Polda