Wisata Anyer

Komisi III DPRD Lebak Bakal Perketat Pengawasan Dapur MBG, Warga Bisa Lapor Lewat WhatsApp

 

LEBAK– Komisi III DPRD Kabupaten Lebak berencana melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah dapur penyedia makanan bagi pelajar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketua Komisi III DPRD Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, mengatakan pihaknya akan turun langsung ke lapangan guna melihat secara nyata proses pengelolaan dapur MBG yang selama ini menjadi bagian dari program pemenuhan gizi bagi siswa.

Menurutnya, pengawasan langsung diperlukan agar DPRD dapat memperoleh gambaran objektif mengenai pelaksanaan program tersebut di lapangan.

“Komisi III DPRD Lebak akan turun langsung untuk melihat bagaimana proses kegiatan di dapur MBG. Kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Junaedi, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan sekali, melainkan akan dijadwalkan secara berkala sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap program pemerintah yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Selain melakukan pengecekan lapangan, Komisi III DPRD Lebak juga berencana memberikan pendampingan dan asistensi kepada pengelola dapur MBG agar pelaksanaan program tersebut dapat berjalan lebih baik.

“Kami juga akan melakukan asistensi kepada dapur-dapur MBG yang masih membutuhkan penyesuaian agar bisa memenuhi standar yang telah ditentukan,” ujarnya.

Sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam pengawasan program tersebut, DPRD Lebak juga berencana membuka layanan pengaduan bagi masyarakat, khususnya bagi orang tua siswa yang anaknya menerima manfaat program MBG.

Menurut Junaedi, layanan tersebut akan disediakan melalui nomor WhatsApp khusus yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan maupun keluhan terkait pelaksanaan program.

“Ke depan kami juga akan menyiapkan layanan pengaduan melalui nomor WhatsApp agar masyarakat, terutama para orang tua murid, dapat menyampaikan informasi atau keluhan terkait pelaksanaan program MBG,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil dari kunjungan lapangan nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi DPRD untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang mungkin masih ditemukan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kami akan membuat daftar hal-hal yang perlu diperbaiki berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan,” katanya.

Melalui langkah pengawasan ini, DPRD Lebak berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di daerah tersebut dapat berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, yaitu meningkatkan kualitas gizi siswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien