Masih Ada Kejanggalan, AMDA Minta Pelaksanaan Musda KNPI Lebak Ditunda

LEBAK – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) DPD KNPI Lebak Ke- XI dirasa belum siap untuk dilaksanakan dalam waktu dekat ini, karena banyaknya kejanggalan yang belum diselesaikan oleh pihak kepanitiaan.

Usep Ridwan Allais selaku Ketua Umum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda (AMDA) Community mengatakan, kejanggalan itu mulai dari status Pengurus Kecamatan (PK) yang dianggap oleh AMDA belum jelas, maka dipandang perlu adanya verifikasi dan validasi untuk pengurus KNPI tingkat Kecamatan baik dari Kubu Taufik maupun dari Kubu Samsu Rizal.

“Karena sampai detik saat ini belum ada kejelasan pasca terjadinya dualisme kepemimpinan DPD KNPI Lebak tentang status pengurus di tingkat Kecamatan dengan jumlah total 28,” kata Usep kepada Faktabanten.co.id, Selasa (29/06/2021).

Usep pun melanjutkan, persyaratan usia juga jelas bertentangan dengan undang-undang kepemudaan (UU no 40 tahun 2009), yang mana seharusnya mengacu kepada aturan yang berlaku. Panitia jangan membuat aturan sendiri dalam menetapkan peraturan persyaratan calon ketua.

“Ditambah lagi dengan biaya pendaftaran yang dirasa memberatkan para calon, seharusnya demi kemajuan pemuda Lebak harus ada solusi yang lebih sederhana dengan diadakan iuran dari seluruh pengurus KNPI baik PK dan OKP yang terlibat dalam pelaksanaan musyawarah daerah ini,” usul Usep.

Usep pun meminta untuk penundaan pelaksanaan Musyawarah Daerah dengan banyak pertimbangan, terutama tren covid-19 yang saat ini sedang meningkat.

“Apalagi dengan situasi covid-19 yang semakin meningkat di Provinsi Banten khususnya di Kabupaten Lebak, ini perlu dipertimbangkan kembali oleh panitia,” jelas Usep.

Sedangkan dilain pihak Endang selaku Organizing Commite (OC) menjelaskan, Bahwa syarat bakal calon kandidat Ketua DPD KNPI Lebak mulai dari usia, sampai dengan biaya partisipasi. Yang seolah liar berkembang informasinya kepada masyarakat luas sebetulnya tidak benar

“Sebetulnya baik pihak SC maupun OC juga OKP sudah melalui beberapa tahap pertemuan, terakhir melalui Dispora Lebak bahwa persyaratan calon kandidat Ketua DPD KNPI Lebak itu tertuang secara media famplet dan tersebar kepada masyarakat,” terang Endang.

“Lalu kemudian kami sampai detik saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak Satgas Covid-19, Kesbangpol, Polres Lebak dan unsur lainnya untuk membicarakan tentang mekanisme pelaksanaan musyawarah daerah ini dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada hambatan dan gangguan baik kesehatan maupun keamanan,” tegas Endang.

“Terakhir kami kepanitiaan pelaksanaan musyawarah daerah DPD KNPI Lebak mengajak seluruh elemen masyarakat terutama unsur pemuda untuk turut serta mensukseskan pelaksanaan Musda Ke-XI ini dengan khidmat dan juga tetap protokol kesehatan agar terciptanya persatuan pemuda di bumi Multatuli serta KNPI satu nafas,” tutup Endang. (*/EzaYF).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien