Wisata Anyer

Masuk Kerja Diduga Harus Lewat Calo Berbayar, Pekerja Pabrik di Lebak Angkat Suara

 

LEBAK– Dugaan praktik percaloan dalam proses rekrutmen tenaga kerja mencuat di salah satu pabrik sepatu di kawasan Industri Seijin Citeras, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Seorang pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku harus mengeluarkan sejumlah uang saat pertama kali masuk kerja.

Menurut pengakuannya, pada beberapa tahun lalu, ia membayar sekitar Rp1,5 juta agar bisa diterima bekerja.

Informasi yang beredar di kalangan pekerja, nominal tersebut kini diduga disebut-sebut meningkat.

“Waktu saya masuk sekitar Rp1,5 juta. Sekarang ada yang bilang bisa sampai Rp2,5 juta,” ujarnya kepada Fakta Banten, Kamis (19/3/2026).

Ia menduga pembayaran tersebut tidak dilakukan secara resmi melalui perusahaan, melainkan melalui pihak perantara.

Namun, ia tidak memiliki kepastian terkait mekanisme tersebut.

“Sepertinya lewat calo, bukan langsung ke manajemen, kayanya sih lewat organisasi gitu,” katanya.

Praktik seperti ini, jika benar terjadi, dinilai dapat memberatkan pencari kerja dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam proses rekrutmen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dugaan tersebut. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien