Iklan Banner

Meski Sudah Disegel, Aktivitas Galian Tanah Diduga Ilegal Kembali Terpantau di Dekat Exit Tol Rangkasbitung

Pandeglang Gerindra HUT

 

LEBAK– Aktivitas galian tanah yang diduga ilegal kembali terjadi di sekitar area Exit Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, meski lokasi tersebut sebelumnya telah ditutup oleh aparat.

Berdasarkan pantauan langsung pada Selasa (22/7/2025), sejumlah truk tronton tampak berada di sekitar area yang disebut sebagai lokasi galian.

Jalur yang mengarah ke lokasi tampak terbuka, termasuk bagian pembatas jalan fasilitas tol yang diduga dijadikan akses keluar masuk kendaraan angkut.

Beberapa orang terlihat berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas kendaraan, yang diduga terlibat dalam aktivitas pengangkutan tanah dari lokasi tersebut.

Seorang warga sekitar, Abdul nama disamarkan mengungkapkan keheranannya atas aktivitas yang diduga kembali beroperasi itu.

Agil HUT Gerindra

Menurutnya, masyarakat setempat sudah mengetahui bahwa lokasi tersebut sebelumnya pernah disegel.

“Ini sudah bukan hal baru. Tempat itu dulu pernah ditutup. Tapi sekarang, terlihat ramai lagi. Kami jadi bertanya-tanya, apa izinnya sudah ada atau belum?,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi, Selasa (22/7/2025).

Abdul juga meminta agar pihak berwenang tidak diam dan segera menindak tegas jika memang ditemukan pelanggaran.

“Kalau memang belum boleh beroperasi, harusnya ditindak. Jangan sampai ada kesan dibiarkan atau ada pembiaran dari pihak terkait,” tambahnya.

Warga lainnya mengaku khawatir jika praktik ini terus dibiarkan karena dikhawatirkan berdampak pada lingkungan dan keselamatan pengguna jalan, terutama dengan adanya akses terbuka di jalur fasilitas tol yang seharusnya steril dari aktivitas semacam itu.

Hingga laporan ini disusun, tim redaksi masih berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak pengusaha yang diduga menjalankan aktivitas galian tersebut. (*/Sahrul).

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien