Pantai Bagedur Lebak Disorot Wisatawan, Retribusi Jalan, Kebersihan dan Penataan Dipertanyakan

LEBAK – Nama Pantai Bagedur selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata pesisir di wilayah selatan Kabupaten Lebak.
Hamparan pasir luas dengan garis pantai panjang menjadi daya tarik utama. Namun belakangan, wajah destinasi ini mulai menuai sorotan dari para pengunjung.
Sejumlah wisatawan mengaku mendapati kondisi pantai yang tidak lagi sebersih dulu.
Di beberapa titik, sampah plastik, sisa tusuk sate, hingga kemasan makanan terlihat berserakan di sepanjang bibir pantai.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan sekaligus berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak yang bermain di area pasir.
Pantai yang berada di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping itu tetap memberlakukan tiket masuk bagi pengunjung.
Namun, sebagian wisatawan menilai pengelolaan kebersihan belum optimal jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung yang datang setiap harinya.
Salah satu wisatawan asal Pandeglang, Sunar, mengungkapkan kekecewaannya.
Ia berharap adanya peningkatan perhatian terhadap kebersihan kawasan wisata tersebut.

“Kami datang untuk menikmati suasana pantai, tapi yang terlihat justru sampah di beberapa titik. Harapannya, kebersihan bisa lebih diperhatikan agar pengunjung merasa nyaman,” ujarnya.
Selain persoalan sampah, penataan area usaha juga ikut menjadi perhatian. Deretan warung yang berdiri relatif dekat dengan bibir pantai dinilai sebagian pengunjung mengurangi keindahan panorama laut.
Tidak hanya itu, posisi bangunan yang terlalu dekat dengan garis air juga berpotensi terdampak ketika terjadi gelombang tinggi atau pasang laut.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko, baik bagi pedagang maupun pengunjung.
Di sisi lain, berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, diduga terdapat biaya ratusan ribu yang harus dikeluarkan untuk dapat berjualan di kawasan tersebut.
Biaya tersebut meliputi kontribusi pengelolaan dan sewa tempat, serta iuran tambahan untuk kebersihan dan keamanan. Namun, informasi ini masih bersifat keterangan dari pedagang.
Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi kepada pihak pengelola masih dilakukan.
Diharapkan ada penjelasan terbuka terkait sistem pengelolaan, termasuk penanganan sampah dan penataan area usaha di kawasan wisata.
Masyarakat dan pengunjung berharap Pantai Bagedur dapat kembali tampil sebagai destinasi unggulan yang bersih, tertata, dan aman untuk dikunjungi.
Perbaikan pada aspek kebersihan dan tata ruang dinilai menjadi kunci untuk menjaga daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kepercayaan pengunjung. (*/Sahrul).



