Perdana, 2.221 Siswa di Lebak Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

 

LEBAK – Senyum riang tampak di wajah ratusan siswa saat menikmati hidangan bergizi yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di Kabupaten Lebak.

Dapur MBG pertama yang berdiri di Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, resmi beroperasi dengan langsung membagikan 2.221 porsi makanan kepada pelajar dari 13 sekolah yang masuk dalam zonasi dapur.

Para penerima terdiri dari siswa PAUD, TK, SD, hingga SMP. Mereka terlihat antusias menyantap menu yang telah disiapkan, mulai dari nasi, ayam, sayuran, buah pisang, hingga susu.

Kehadiran program ini menjadi pengalaman baru yang ditunggu-tunggu para pelajar, terutama bagi mereka yang sebelumnya jarang menikmati makanan lengkap bernutrisi di sekolah.

“Anak-anak tampak gembira sekali. Mereka makan bersama di kelas dengan menu yang lebih sehat dan bervariasi,” ujar Agil Firdaus, Kepala Dapur MBG Pasar Keong, Kamis, (21/8/2025).

Menurut Agil, dapur MBG tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi juga memastikan kualitas gizi tetap terjaga.

Setiap menu disusun oleh ahli gizi agar kebutuhan nutrisi anak sesuai dengan standar kesehatan. Nantinya, menu akan terus berganti setiap hari sehingga siswa tidak merasa bosan.

“Besok bisa saja lauknya tempe, ikan, atau protein lain. Yang pasti menunya selalu bervariasi dan menyehatkan,” tambahnya.

Selain itu, sistem zonasi juga diterapkan, di mana setiap dapur melayani sekolah dalam radius 6 kilometer.

Di tahap awal ini, ada 13 sekolah dengan 2.221 penerima. Jumlah itu secara bertahap akan meningkat menjadi sekitar 3.700 siswa di 15 sekolah.

Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, menilai program MBG bukan hanya membantu tumbuh kembang anak, tetapi juga memberi dampak bagi perekonomian lokal karena melibatkan pelaku usaha kecil dalam penyediaan bahan pangan.

“Yang terpenting, anak-anak kita bisa belajar dengan lebih sehat dan bersemangat. Saya minta semua pihak ikut mengawasi agar kualitas makanan tetap terjaga,” ucap Hasbi.

Ia juga menegaskan, bila program berjalan lancar, dapur MBG akan diperluas ke kecamatan lain sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh pelajar di Kabupaten Lebak.

Hari pertama program ini meninggalkan kesan mendalam bagi siswa. Banyak yang mengaku senang bisa menikmati makanan lengkap, sehat, dan gratis dari sekolah.

“Anak-anak terlihat bahagia sekali, ini menjadi bukti bahwa program MBG bukan hanya soal pangan, tetapi juga tentang kebahagiaan mereka,” tutup Bupati. (*/Sahrul).

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien