Loading...
Loading...

Protes Ketimpangan Hukum, Warga Mekarsari Lebak Gelar Aksi di Lokasi Galian Ilegal

Dewan Subari Idul Fitri

 

LEBAK – Sejumlah masyarakat Desa Mekarsari menggelar aksi teatrikal tutup mulut dan borgol sebagai bentuk refleksi terhadap dugaan ketidakadilan dalam penegakan hukum, polemik galian tanah ilegal di lokasi segel galian ilegal, Kampung Papanggo, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Minggu (9/2/2025).

“Kami aksi sebagai wujud kekecewaan atas pemanggilan warga yang terus-menerus terjadi, kami akan melakukan aksi simbolis dengan menyerahkan diri secara massal ke Polda Banten,” kata Koordinator Aksi, Muntadir.

Menurutnya, ada 13 warga Desa Mekarsari yang telah dipanggil oleh Polda Banten terkait kasus pembakaran ban dalam aksi protes sebelumnya.

KPU Kab. Serang PSU

“Kami ingin menunjukkan bahwa hukum ini tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas. Kami hanya melakukan kesalahan kecil, yaitu membakar ban, tetapi justru diproses secara hukum oleh Polda Banten,” ujarnya.

Muntadir juga menyoroti bahwa laporan masyarakat terhadap pemilik galian tambang ilegal yang telah diberhentikan justru tidak ditindaklanjuti.

“Kami ingin menyampaikan langsung kepada Kapolri dan Presiden Prabowo Subianto bahwa kami, masyarakat Desa Mekarsari, dikriminalisasi karena menolak tambang ilegal,” tegasnya.

Menurutnya, kasus ini mencerminkan ketimpangan hukum yang berpihak kepada pemilik modal.

“Ketika masyarakat miskin berhadapan dengan korporasi kapitalis yang memiliki banyak uang, kami pasti akan kalah,” pungkasnya.(*/Nandi)

NasDem Idul Fitri
WhatsApp us
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien