Puluhan Orang di Lebak Tertipu Aplikasi Investasi, Duit Ratusan Juta Raib

Dprd ied

LEBAK – Puluhan warga di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengaku tertipu oleh aplikasi penghasil uang bernama WPP Berbagi. Tak tanggung-tanggung, total yang tertipu puluhan orang dengan kerugian mencapai ratusan juta.

Salah satu korban bernama Sandi Muhamad mengaku ia mendaftar dipertengahan Mei 2021, setelah 1 – 2 Minggu ikut aplikasi tersebut menawarkan promosi besar-besaran.

“Pada tanggal 21 mei 2021 saya mendaftar aplikasi wpp berbagi dengan nominal 3jt. Pekerjaannya hanya subscribe dan like chanel youtube yang sudah ditentukan oleh aplikasi,” katanya, Minggu (27/06/2021).

Setelah ada promosi besar-besaran, banyak sekali orang-orang yang ambil promosi dengan nominal yang sangat fantastis mulai dari Rp5 juta sampai Rp90 juta. Sandi memperkirakan, sudah dua kali aplikasi memberikan promosi dengan dalih ulangtahun aplikasi.

dprd tangsel

“Setelah promosi berakhir dan mendekati waktu gajian aplikasi mulai mengulur-ngulur waktu, dari tangal 17 juni 2021 dan dijanjikan akan dibayar pada 24 juni 2021. Setelah tiba 24 juni 2021 gaji tidak juga diberikan kepada kami dengan alasan harus membayar pajak agar gaji bisa langsung diberikan,” ujarnya.

Aplikasi tersebut meminta pajak dengan nominal yang cukup variatif, mulai dari Rp 300rb-2jt. Dan, ada beberapa orang atau member yang membayar pajak agar gaji mereka segera diberikan kepada member.

“Setelah membayar pajak tersebut gaji tidak kunjung diberikan kepada kami, dan sampai saat ini uang kami tidak kunjung diberikan dan aplikasi pun sudah tidak dapat dibuka lagi. Admin dari aplikasi wpp berbagi mulai keluar dari grup wa dan telegram,” jelasnya kepada Fakta Banten.

Bahkan, saat ini aplikasi tersebut sudah tidak bisa diakses. Sandi mengaku, bila menjumlahkan kerugian dirinya dan keluarga mencapai Rp30 juta.

“Kerugian yang saya alami bersama keluarga total Rp30 juta itu, kami satu keluarga ikut aplikasi wpp berbagi. Kalo dihitung hitung hampir satu kampung di kampung saya ikut kalo ditotal hampir Rp. 100jt-an,” pungkasnya. (*/A.Laksono)

Golkat ied