Sepi Pembeli, Pedagang Bendera di Kota Rangkasbitung Keluhkan Omset Menurun

Hut bhayangkara

 

LEBAK – Menjelang HUT RI Ke 78, para pedagang bendera di Rangkasbitung mengeluh, pasalnya omset mereka untuk tahun ini menurun dibanding tahun tahun sebelumnya.

Kepada Fakta Banten, Ruswandi salah seorang pedagang bendera menyebut omset penjualannya untuk tahun ini menurun. Pasalnya, masyarakat sekarang banyak yang beli secara online.

“Omset kita turun disebabkan banyaknya pedagang bendera dan masyarakat pun lebih memilih belanja secara online karena mungkin harganya lebih murah,” kata Ruswandi pada saat diwawancarai di Rangkasbitung, Rabu (16/8/2023).

Loading...

Adanya toko-toko online, kata dia, cukup berpengaruh terhadap penghasilannya.

“Saya berjualan bendera sudah 7 tahun, dan penghasilan dari berjualan bendera ini sehari itu paling sedikit, saya dapat Rp100 ribu dan kalau lagi ramai sampai Rp500 ribu sehari, tapi untuk tahun ini untuk dapat Rp100 ribu pun susah” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, berjualan bendera ini bukan mata pencaharian utamanya. Cuma, hanya musiman aja setahun sekali dan telah berjalan selama 7 tahun, artinya sudah 7 kali jualan.

“Saya berjualan bendera hanya setahun sekali, untuk mata pencaharian utama saya, yah di pasar jualan mainan kaya balon dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Terakhir dirinya menyebut, mayoritas pedagang bendera di Rangkasbitung itu para pendatang dari daerah Cirebon, tapi ada juga yang asli Rangkasbitung. (*/Yod/Aji)

Ks rc
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien