SPN Lebak Sentil Pemprov Banten soal Dugaan Lemahnya K3 di Port Cemindo

 

LEBAK– Isu keselamatan kerja di kawasan industri Kabupaten Lebak kembali menjadi perhatian publik. Rentetan kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional Port Cemindo milik PT Cemindo Gemilang Tbk memunculkan dugaan adanya persoalan dalam penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sejumlah insiden yang terjadi sejak 2023 kembali ramai diperbincangkan, terutama setelah pada 2025 dilaporkan beberapa kecelakaan kerja yang berujung korban jiwa. Informasi yang beredar menyebutkan, dalam kurun waktu satu bulan pada tahun tersebut terdapat tiga pekerja meninggal dunia.

Secara keseluruhan, sepanjang tahun lalu disebutkan ada empat kasus kematian akibat kecelakaan kerja di area tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Lebak, Sidik Uen, angkat bicara. Ia menilai, jika dugaan kecelakaan terus berulang, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang berjalan.

“Kalau dalam satu kawasan industri dugaan kecelakaan kerja terjadi berulang, ini patut dipertanyakan. Jangan sampai ada dugaan bahwa pengawasan K3 hanya formalitas di atas kertas, tetapi implementasinya di lapangan belum maksimal,” ujar Sidik Uen, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, K3 bukan sekadar kelengkapan administrasi atau sertifikat yang dipajang di ruang kantor.

Ia menduga, jika benar ada korban berulang, bisa jadi terdapat celah dalam pengawasan, pelatihan, atau standar operasional prosedur (SOP) yang belum dijalankan secara disiplin.

Sidik juga menegaskan bahwa pernyataannya bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan mendorong transparansi dan perbaikan sistem.

“Kita bicara soal nyawa pekerja. Jika memang semua prosedur sudah dijalankan sesuai aturan, tentu audit terbuka tidak perlu ditakuti. Justru itu bisa menjawab berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mendorong Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten untuk melakukan evaluasi dan audit lapangan secara menyeluruh guna memastikan standar K3 benar-benar diterapkan secara konsisten.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari spekulasi serta memastikan perlindungan maksimal bagi para pekerja.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Port Cemindo terkait berkembangnya dugaan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

Isu keselamatan kerja di sektor industri memang menjadi perhatian serius, terlebih di kawasan strategis seperti Lebak yang tengah berkembang.

Publik berharap, investigasi terbuka dan penguatan budaya K3 dapat menjadi solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien