Sudah Berhari-hari Dicari, Remaja Depok yang Terseret Ombak di Kayakas Lebak Belum Ditemukan

LEBAK– Peristiwa orang hilang di kawasan pesisir selatan Kabupaten Lebak kembali terjadi. Seorang remaja dilaporkan belum ditemukan setelah diduga terseret arus saat berenang di Pantai Kayakas, wilayah Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, pada Selasa sore (24/3/2026).
Hingga kini, upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dan belum membuahkan hasil.
Petugas SAR bersama nelayan setempat menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian, dengan fokus pada titik terakhir korban terlihat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula sekitar pukul 16.45 WIB saat tiga orang remaja berada di perairan.
Mereka diduga berenang sambil mengejar bola yang terbawa arus. Tanpa disadari, posisi mereka semakin menjauh dari bibir pantai dan masuk ke zona arus kuat.
Dua orang berhasil menyelamatkan diri, meskipun sempat berupaya menolong rekannya.
Namun, kondisi gelombang dan arus yang cukup kuat membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Salah satu korban selamat akhirnya kembali ke daratan dengan bantuan perahu nelayan.

Sementara itu, satu orang lainnya, diketahui bernama Dendi Darmawan (22), warga Tapos, Depok, hingga saat ini masih dalam pencarian.
Tim SAR mulai bergerak setelah menerima laporan pada malam hari.
Sejumlah personel dikerahkan dengan membawa perlengkapan evakuasi, termasuk perahu karet dan alat keselamatan lainnya untuk mendukung operasi pencarian.
Ketua Balawista Lebak, Erwin Komarasukma, menyampaikan bahwa kondisi arus di wilayah pantai selatan dikenal cukup kuat dan berubah-ubah, sehingga berisiko bagi pengunjung yang tidak memahami karakter perairan.
Ia menegaskan, proses pencarian masih menjadi prioritas utama saat ini, dengan harapan korban segera ditemukan.
“Tim masih terus melakukan penyisiran. Kami juga berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk memperluas area pencarian,” ujarnya kepada Fakta Banten, Minggu (29/3/2026).
Selain itu, ia kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi wisatawan yang beraktivitas di laut, terutama di kawasan dengan karakter gelombang tinggi dan arus balik.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan memantau kondisi cuaca dan pergerakan gelombang yang cukup dinamis.
Pihak terkait juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak berenang di area rawan demi keselamatan bersama. (*/Sahrul).


