Tak Mau Terjebak Janji 100 Hari Kerja, Bupati Lebak Lebih Memilih Sesuaikan dengan Program Asta Cita Presiden

LEBAK – Bupati Lebak baru, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa dirinya tidak akan terjebak dalam janji-janji program 100 hari kerja yang sering kali hanya menjadi bahan diskusi tanpa hasil nyata.
Ia lebih memilih langsung bekerja untuk masyarakat, menyesuaikan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah rencana renovasi Alun-alun Rangkasbitung.
Menurutnya, perbaikan ini akan sia-sia jika tidak diawali dengan pembenahan drainase di kawasan tersebut.
Jika tidak, masalah banjir akan terus berulang dan menghambat kenyamanan masyarakat.

“Saya tidak ingin hanya berbicara soal 100 hari kerja. Semua pekerjaan dan jiwa kami diwakafkan untuk masyarakat Lebak. Kami akan bekerja sepenuh hati mulai dari hari ini, bukan sekadar mengejar target waktu,” terang Hasbi kepada awak media, Selasa (3/3/2025).
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Setiap OPD harus memiliki program kerja yang jelas dengan hasil yang nyata dirasakan masyarakat. Hasbi juga menekankan perlunya perbaikan data penerima bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran.
“Hari ini saya sudah bertemu dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Lebak. Ada banyak data juga yang harus diperbaiki,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terjebak dalam janji-janji 100 hari yang hanya berujung pada kontroversi.
“Bagi saya, yang terpenting adalah kebijakan yang diambil dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lebak dalam jangka panjang,” pungkasnya. (*/Sahrul).

