Warga Jakarta Yang Hilang di Pantai Ciantir Lebak Ditemukan Meninggal Dunia

LEBAK – Seorang wisatawan asal Mampang, Jakarta Selatan, Hafidz (21) yang sempat dinyatakan hilang karena terseret ombak saat sedang berenang di Pantai Ciantir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (29/9/2020) siang.

Humas Basarnas Banten, Warsito mengatakan, penemuan jasad korban mulanya ditemukan salah seorang warga yang melaporkan hal tersebut ke tim SAR gabungan. Mendapat laporan tersebut, tim SAR langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi jasad yang berada sekitar 1,2 kilometer dari bibir Pantai Ciantir.

Baca juga: Isi Liburan, Warga Jakarta Hilang Terseret Ombak Pantai Ciantir Lebak

Sebelumnya, tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian korban selama hampir 3 hari sejak korban dinyatakan hilang pada Sabtu (26/9/2020) pagi. Saat itu, korban berenang bersama ketiga temannya hingga terseret arus hingga ke tengah lautan. Ketiga rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Namun naas bagi korban, dirinya terhempas ombak besar dan hilang saat akan coba ditolong oleh Lifeguard setempat.

Kartini dprd serang

“Alhamdulillah sudah ditemukan. Awalnya dapat informasi dari warga, dan tim langsung mengevakuasi korban. Lokasinya 1,2 kilometer dari bibir pantai masih sekitar Pantai Ciantir,” ucap Warsito saat dikonfirmasi awak media, Selasa (29/8/2020).

Setelah dievakuasi tim SAR, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Bayah untuk mendapat perawatan. Dan kemudian dibawa oleh pihak keluarga kembali ke Jakarta.

“Langsung kita evakuasi, dibawa ke Puskesmas Bayah dulu. Dan kita serahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke Mampang, Jakarta Utara,” ungkapnya.

Dengan ditemukannya korban, itu berarti operasi pencarian oleh tim SAR gabungan pun secara resmi dihentikan. Dan masing-masing satuan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Balawista, BPBD, Basarnas dan dibantu masyarakat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

“Dan saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi SAR ini. Dan kepada masyarakat agar bisa lebih berhati-hati saat berenang di pantai. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, ombak lagi besar mending jangan memaksakan untuk berenang demi keselamatan bersama,” tukasnya. (*/YS)

Polda