Gandeng BUMN China, Krakatau Steel Akan Operasikan Lagi Pabrik Blast Furnace

 

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) akan mengaktifkan kembali pabrik Blast Furnace Complex, setelah ditetapkannya Baowu Group Zhongnan Co Ltd sebagai mitra perseroan dalam pengoperasian fasilitas tersebut yang beberapa tahun tidak dioperasikan.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Jumat (30/9/2022), berdasarkan data World Steel Association tahun 2021, Baowu Group adalah perusahaan baja BUMN milik China, sekaligus yang terbesar di dunia dengan kapasitas produksi 120 juta ton per tahun pada 2021.

Setelah melewati berbagai tahap seleksi beauty contest yang dilakukan bersama konsultan independen ternama, Baowu Group Zhongnan Co Ltd terpilih dari tiga perusahaan yang tertarik untuk mengerjakan reactivation dan Blast Furnace Complex Krakatau Steel.

Ks nu

Zhongnan Co Ltd dengan dukungan yang dimiliki Baowu Group sebagai perusahaan ternama, turut memiliki kemampuan pendanaan, sumber daya manusia, teknologi, serta akses rantai pasok. Hal ini memantapkan manajemen Krakatau Steel untuk mengikatkan kerja sama.

Pengaktifan kembali Blast Furnace Complex rencananya akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama akan dilakukan pembaruan pada wire rod mill, sehingga dapat memproduksi wire rod hingga 600 ribu ton per tahun.

Tahap kedua yang juga dilakukan secara paralel dengan tahap satu dimulai dari reactivation pada Blast Furnace Complex. Caranya, mengoptimalkan penggunaan energi melalui pembangunan basic oxygen furnace (BOF) baru dan fasilitas pengecoran billet yang dapat menghasilkan billet dengan total 1,5 juta ton per tahun.

Selanjutnya pada tahap ketiga, akan dibuat jalur produksi baja berupa Blast Furnace Complex baru yang akan menghasilkan billet sebanyak 2,2 juta ton per tahun. (*/IDXChannel)

Cibeber nu