JAKARTA – ‘Ista’idu’ satu kata yang lantang diucapkan oleh salah seorang peserta Diklat Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 2026 di Asrama Pondok Gede, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Kata ‘Ista’idu’ yang berarti ‘Bersiap’, merupakan seruan dalam bahasa arab yang juga biasa digunakan dalam gerakan baris-berbaris.
‘Ista’idu Dur’ atau bermakna ‘Siap Gerak’, perintah yang diucapkan Ustadz Miftahul Anwar, peserta Diklat PPIH yang mengajarkan istilah-istilah bahasa arab dalam komando baris berbaris kali ini.
Pelatihan baris berbaris masih menjadi materi utama dalam pekan pertama Diklat PPIH 2026 ini.
Peserta diajarkan cara bergerak dan membangun kekompakan pasukan ala militer.
Namun untuk peserta Diklat PPIH di Pasukan Kompi D, ada suasana lain dalam latihan tersebut.
Instruktur dan peserta di Pasukan Kompi D menyepakati untuk mengisi waktu di sela-sela istirahat baris berbaris dengan latihan mufrodat bahasa arab.
Pada setiap sesi latihan, peserta bisa menambah kosa kata bahasa arabnya.
Sesi tambahan ini merupakan kekhasan dari Pasukan Kompi D, dimana untuk latihan mufrodatnya akan dibimbing langsung oleh para peserta yang menguasai kemampuan bahasa arab.
Latihan mufrodat bahasa arab di Pasukan Kompi D ini sudah berlangsung sejak hari kelima Diklat, Kamis (15/1/2026).
Seperti pada latihan Kamis pagi, ada 8 kosa kata bahasa arab yang dibagikan, bukan hanya di sela latihan baris berbaris tetapi juga dishare di grup WhatsApp Pasukan Kompi D untuk jadi bahan latihan.
1. يمين (Yamin) =kanan
2. يسار (yasar)/ شمال (syamal) = kiri
3. على الطول (‘alath thul) = lurus
4. طريق (Thoriq)/ شارع (‘Syari ) = Jalan
5. قريب (Qorib) = dekat
6. بعيد (ba’id) = Jauh
7. قدام ( Qidam) = maju/kedepan
8. وراء (‘waro) = mundur/belakang
Menurut Komandan Kompi D, Kompol Muhamad Afnan, kemampuan bahasa arab akan membantu komunikasi para petugas haji saat di Arab Saudi nanti.
“Iya walaupun sedikit-sedikit misalkan beberapa kosa kata setiap hari, insyaAllah akan membantu dalam komunikasi di Arab Saudi nanti,” ujar Kompol Muhamad Afnan di sela-sela latihan.
Dikatakan Kompol Afnan, latihan mufrodat di sela istirahat baris berbaris ini akan terus berlangsung sampai akhir Diklat PPIH 2026.
“InsyaAllah sampai akhir Diklat kita akan manfaatkan waktu istirahat untuk menambah pelajaran. Pokoknya Kompi D luar biasa, yang punya kemampuan saling berbagi ilmu,” jelasnya lagi.
Diketahui, untuk olahraga dan latihan baris-berbaris ini peserta Diklat PPIH 2026 sudah berkumpul di depan asrama sejak pukul 05.00 wib.
Peserta selama Diklat mendapatkan arahan dan komando dari instruktur yang berasal dari TNI Polri.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf juga mengatakan bahwa Diklat PPIH Tahun 2026 dirancang lebih ketat dengan pendekatan ‘semi militer’ untuk membentuk karakter petugas yang tangguh, disiplin, dan berintegritas. (*/Rijal)

