Anggota DPRD Pandeglang Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Carita, Siap Upayakan Hunian Layak untuk Adit dan Adik-Adiknya
Anda bilang
ChatGPT bilanDPRD Pandeglang Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Carita, Siap Upayakan Hunian Layak untuk Adit dan Adik-Adiknya
PANDEGLANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan ke rumah warga yang tinggal di tempat tidak layak huni di Kampung Kubang, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi tempat tinggal Rasya Adit Saputra (16) yang saat ini hidup bersama tiga orang adiknya, yakni Zahra Durotun Nafisa (13), Safa Fitriyani (10), dan Miftahul Fauzi (5).
Ketua DPRD Pandeglang, Agus Umam, mengatakan pihaknya akan mengupayakan bantuan agar keluarga tersebut dapat memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kedatangan kami ke lokasi untuk melihat langsung kondisi tempat tinggal warga, dan ternyata memang sangat perlu diberikan bantuan agar mereka bisa mendapatkan hunian yang layak,” ungkap Agus Umam kepada faktabanten.co.id, Rabu (7/1/2026).
Sementara itu, Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS, Dede Sumantri, menyampaikan bahwa Adit dan adik-adiknya memang harus segera mendapatkan perhatian serius.
“Kita akan bantu bersama-sama agar bisa mendapatkan bantuan untuk dibangunkan rumah yang layak, sehingga mereka bisa tinggal dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Pandeglang Fraksi Gerindra, Erin Fabiana.
Ia menuturkan bahwa pihaknya akan mencarikan solusi terkait hunian layak bagi Adit dan keluarganya.
“Saat ini mereka tinggal di tempat yang tidak layak. Namun memang ada persoalan terkait lahan karena bukan milik pribadi. Meski begitu, kami akan mencarikan solusi. Jika lahannya tersedia, kami siap membantu proses pembangunannya,” jelas Erin.
Sementara itu, Kepala Desa Pejamben, Juned, menyampaikan bahwa pihak desa telah menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah layak huni bagi Adit dan keluarganya.
“Lahan untuk pembangunan rumah sudah kami siapkan. Silakan diukur dan dipasang patok agar bisa segera dibangunkan rumah yang layak,” ujarnya.***
