Dua Bocah Hilang Terseret Arus Sungai Ciliman Pandeglang, Tim SAR Lakukan Pencarian
PANDEGLANG — Dua anak dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus dan tenggelam di Sungai Ciliman, Kampung Rancahideung, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Sabtu (25/10/2025) sore.
Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten pada pukul 16.20 WIB dari petugas Pusdalops BPBD Pandeglang, Rojak.
Menurut laporan tersebut, insiden bermula sekitar pukul 15.20 WIB saat dua bocah berusia sembilan tahun tengah bermain di tepi sungai menggunakan perahu yang terikat di pinggir aliran Sungai Ciliman.
“Saat keduanya asyik melompat dari perahu ke air lalu kembali naik, tiba-tiba tali pengikat perahu putus. Dalam kondisi panik, kedua anak itu diduga melompat ke sungai dan terseret arus deras,” ujar Rojak dalam laporan tertulisnya.
Kedua bocah tersebut masih dinyatakan hilang. Keduanya diketahui bernama Haikal (9) dan Habibi (9), warga Kampung Taraju, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Unit Siaga SAR Pandeglang segera diterjunkan menuju lokasi kejadian pada pukul 16.44 WIB.
Lokasi berada sekitar 31,3 kilometer dari pos Unit Siaga SAR Pandeglang dengan waktu tempuh kurang lebih 53 menit.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan yang terdiri atas Basarnas Banten, BPBD Pandeglang, Tagana Pandeglang, serta masyarakat setempat.
Sejumlah peralatan dan sarana pendukung turut dikerahkan, antara lain rescue truck personel, motor trail, perlengkapan SAR air dan medis, serta peralatan pendukung lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dalam keterangan resminya menyatakan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur hingga kedua korban berhasil ditemukan.***

