Kekeringan, Warga Manfaatkan Air Sungai Cipatujah untuk Kebutuhan Sehari-Hari

PANDEGLANG – Hingga akhir Oktober 2018, hujan tak kunjung turun di sebagian wilayah Kabupaten Pandeglang. Akibatnya, banyak warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk berbagai kebutuhan.

Imbasnya, masyarakat Desa Cibadak harus memanfaatkan sungai Cipatujah yang terletak di kampung Cibadak untuk kebutuhan sehari-sehari.

Milah, salah satu warga Cibadak mengaku, aktivitas tersebut sudah lama dilakukan sebab tidak adanya sumber air lain yang bisa dimanfaatkan selain sungai Cipatujah.

“Tiap tahun, masyarakat ke sini kalo kekeringan, karena tidak ada sumber air bersih,” singkatnya sambil menyuci bajunya di sungai.

Senada dengannya, Oyok Agus Murod selaku Kepala Desa Cibadak merasa prihatin, pasalnya saat datang musim kemarau, sumber air selalu kekeringan.

Selain itu Ia juga mengaku masih banyak warga yang melakukan aktivitas buang hajat di hutan karena tidak adanya MCK di Desa Cibadak.

Ia berharap Dinas terkait segera membangun tempat untuk kebutuhan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di daerah yang terisolir seperti di Desanya.

“Iya karena kekeringan jadi mereka itu pada datang ke kali untuk mandi, mencuci piring, cuci baju, juga ngambil air buat masak,” ucap Oyok yang juga selaku Ketua Apdesi Kecamatan Cimanggu.

“Karena gak ada MCK, masyarakat buang air besar di hutan, dulu tahun 2017 dari Perkim sudah dilist akan diberikan bantuan untuk pembangunan MCK di Desa ini (Cibadak-red), tapi sampai saat ini gak ada pengerjaannya, kemarin saya ke Perkim menanyakan, tapi katanya nanti diupayakan di tahun 2019,” tandasnya. (*/Dave)

[socialpoll id=”2521136″]

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien