Miris Warga Sakit di Pandeglang Ditandu Untuk Berobat ke Puskesmas

Dprd ied

 

PANDEGLANG – Miris Suhendi warga Kampung Cikeyeup, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, harus ditandu untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit, hal itu terjadi karena jalur yang dilaluinya jalan setapak dan tidak bisa dilalui kendaran karena belum dibangun.

Informasi yang berhasil dihimpun fakta Banten Suhendi ditandu warga melalui jalur setapak yang berlumpur, dari Kampung Dukuh Handap menuju Kampung Cikeyeup yang jaraknya terbilang lebih cepat dibandingkan melalui jalur kendaraan yang berjarak kurang lebih 2 kilometer, dengan kondisi jalan berlumpur, jarak 2 kilometer mungkin memakan waktu yang lama ketika dilalui kendaraan lantaran masih belum adanya perbaikan.

Rois warga setempat mengungkapkan kepada media, jika warga terpaksa ditandu karena kondisi jalan yang rusak parah, sulit dilalui kendaraan.

dprd tangsel

“Dengan cara ditandu bisa mempercepat menuju lokasi dibandingkan menggunakan kendaraan, karena jalan sulit dilalui kendaraan, kami khawatir lama diperjalanan pasien tidak dapat tertolong,” ungkapnya kepada Fakta Banten, Rabu, (4/5/2022).

Rois menceritakan tidak hanya Suhendi saja yang ketika sakit harus ditandu, dua bulan lalu. Ada juga seorang warga yang harus ditandu menuju Puskesmas karena hendak melahirkan, dan sebelum tiba di puskesmas, warga tersebut melahirkan di perjalanan.

“Jika ada yang sakit warga disini selalu ditandu bukan Suhendi Saja, dulu ibu-ibu mau melahirkan ditandu tengah malam oleh warga menuju Puskesmas, dan sebelum sampai di puskesmas, sudah melahirkan di jalan,” papar Rois.

Sementara itu diketahui Suhendi yang berusia 51 tahun kini sudah meninggal dunia di salah satu Rumah Sakit di daerah Serang, Banten.

Penyakit yang dideritanya dari hasil diagnosa sementara pihak medis saat itu menyatakan mengalami syaraf terjepit dan penyakit pernapasan. Penyakit yang dideritanya sudah lama dan sejak sebulan kemarin bertambah parah. (*/Gus)

Golkat ied