Siswa Belajar di Lantai, Kepsek SDN Tanjungan 3 Cikeusik Pandeglang Ngaku Khilaf
PANDEGLANG – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjungan 3 Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang Engkos Kosasih mengaku khilaf terkait pembelian kursi dan meja belajar serta belum dibayarkannya honor untuk honorer.
Engkos mengatakan, untuk saat ini pihaknya sudah memesan kursi dan meja belajar untuk para siswa.
Ia mengaku mohon maaf ada keterlambatan pembelian sehingga siswa tidak kebagian kursi untuk belajar.
“Ya betul para honorer baru dibayar tiga bulan sisanya nanti pasti akan saya bayarkan, saya mohon maaf atas kekhilafan ini dan saya pastikan semua akan berjalan sesuai aturan ke depannya,” ungkapnya saat ditemui Fakta Banten di kantor Kordinator Adminitrasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Cikeusik, Selasa, (26/07/2023).
Ia menjelaskan untuk saat ini jumlah siswa dari sekolah yang di pimpinan ada 170 siswa dari kelas satu sampai enam.
Sementara untuk ruangan ada enam kelas tiga layak dan tiganya lagi kurang layak karena banyak bagian plafon dan atap sudah mulai keropos.
“Untuk bangunan memang di sekolahnya cepat keropos karena berada di daerah pesisir pantai. Untuk bangunan perpustakaan sudah ambruk lama,” ujarnya.
Komarudin Kordinator Administrasi (Kormin) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengatakan sengaja kepala sekolah dipanggil untuk bisa memberikan keterangan.
“Saya selalu memberikan himbauan jika ada hal hal seperti ini segera dikomunikasikan. Apa lagi persoalan kegiatan belajar mengajar siswa, oleh karena itu saya berharap semua bisa berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa siswa SDN Tanjungan 3 di Kecamatan Cikeusik siswanya tidak kebagian kursi dan meja belajar diduga karena adanya penyimpangan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS). (*/Gus)

