Sukses Pilkada Pandeglang Ada di Pundak PPK
PANDEGLANG – Sebanyak 175 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengikuti kegiatan penguatan kelembagaan. Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Pery Hasanudin yang hadir sebagai narasumber mengatakan suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ada dipundak PPK.
“PPK harus membuat rencana kegiatan yang dituangkan dalam rencana aksi dengan membuat jadwal kegiatan,” kata Sekda saat berbicara dihadapan para PPK, di Hotel Wira Carita, Senin Kemarin (9/3/2020).
Sekda juga menyampaikan, baik PPK maupun Pemerintah daerah, mempunyai tujuan yang sama yaitu mensukseskan Pilkada di Kabupaten Pandeglang. Kata dia, untuk wujudkan hal tersebut, Pemerintah Daerah juga mempunyai beberapa peranan yaitu memberikan bantuan hibah kepada KPU, mensosialisasikan, pemantauan dan mengkoordinasikan.
“Seluruh Perangkat kami dari SKPD hingga Desa semua dilibatkan dalam mensosialisasikan kepada masyarakat, guna suksesnya pemilukada tahun 2020 di Kabupaten Pandeglang,” tuturnya.
Hal yang sama, dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang Nina Kartini bahwa dirinya meminta kepada para PPK harus dapat bertindak Jujur dan Adil (Jurdil) dalam mengawal jalannya Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Pandeglang.
“Bapak dan Ibu sudah dilantik dan diambil sumpah, sehingga harus dapat jurdil dalam melaksanakan tugas. Jika tidak dapat berlaku Jurdil, tentu akan menjurus ke ranah hukum,” imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan, jika Kejaksaan harus berperan aktif dalam pelaksanaan Pilkada lantaran bertugas sebagai Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).
“Wajib hukum nya kejaksaan terlibat pada pelaksanaan pilkada karena anggota Gakumdu itu ada tiga yaitu KPU, Bawaslu dan Kejaksaan,” tuturnya.
Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang Ahmad Sudja’i mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan para penitia adhok di Kecamatan.
“Para PPK akan mengetahui peran dan fungsi tugasnya. Mereka harus mempedomani aturan, bukan bekerja sesuai selera tapi harus sesuai aturan yang berlaku,”katanya.
Sudja’i juga menyampaikan jika narasumber dalam acara ini menghadirkan pakar yang handal, kata dia hal ini agar para PPK bisa mewujudkan pemilu berintegritas.
“Jika ingin pemilu berintegritas harus diawali dari SDM nya dahulu, nanti akan diikuti oleh peserta pemilu yaitu masyarakat,” pungkasnya. (*/Oriel)


