Terseret Ombak Pantai Carita, Wisatawan Asal Tangerang Belum Ditemukan

PANDEGLANG – Nekat berenang saat gelombang laut sedang tinggi, seorang wisatawan asal Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Azmi (16) hilang terseret ombak di Pantai Lippo Utara, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Minggu (20/12/2020) pagi.

Diceritakan salah seorang Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kawasan Pantai Carita, Alex Rahmat, jika korban diketahui datang bersama rombongannya yang berjumlah 15 orang pada hari Sabtu (19/12/2020) sore. Kemudian menginap di Kondominium Lippo Carita.

Namun saat pukul 07.30 WIB pagi ini, korban bersama kelima temannya berenang di pantai. Padahal disampaikan Kacong, jika pihaknya sudah memberikan peringatan dengan mendirikan bendera merah pertanda larangan berenang bagi wisatawan.

“Betul (ombak lagi tinggi). Kita sudah antisipasi dengan mendirikan bendera merah agar wisatawan tidak berenang, dan pas kejadian pagi tadi petugas Balawista belum masuk jam kerja,” ucap Alex.

Menurutnya, jika korban bersama seorang rekannya nekat berenang agak menjauh dari pantai. Padahal saat itu tidak ada pengunjung lain yang turut berenang, sementara keempat teman korban pun hanya bermain di pinggir pantai.

Saat sedang asyik berenang, tiba-tiba gelombang besar menghantam kedua orang tersebut kemudian menyeretnya ke tengah lautan. Beruntung satu korban atas nama Andra (16) berhasil diselamatkan, sementara Azmi (16) hilang dan belum ditemukan.

“Iya info di lapangan hanya korban dan satu orang temennya yang berenang. Temen korban juga hanya bermain di pinggir pantai. Dua orang ini keseret ombak, satu orang berhasil diselamatkan. Tapi yang satunya hilang,” terangnya.

Untuk itu, ia pun menghimbau kepada para wisatawan yang datang di Kawasan Pantai Carita untuk tetap berhati-hati ditengah cuaca ekstrem yang sedang melanda. Sehingga wisawatan diminta untuk mengikuti himbauan-himbauan yang sudah diberikan oleh pihaknya.

“Melalui medsos pun sudah kita informasikan terkait cuaca ekstrem. Tindakan preventif sudah kita lakukan saat cuaca sedang kurang baik dengan memberi himbauan dan bendera merah yang didirikan di beberapa titik rawan,” ungkapnya.

Hingga pukul 13.00 WIB. Tim Balawista dibantu Basarnas Banten masih terus melakukan pencarian disekitar lokasi hilangnya korban. Pencarian difokuskan mulai dari menyusuri pinggiran pantai hingga ke tengah lautan sekitar lokasi kejadian. (*/YS)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien