Mengenal Akuntansi untuk Manajemen Keuangan

Penulis: Fitria Novi Nuraini, Prodi Akuntansi Universitas Pamulang Kampus Serang
Pendahuluan
Dalam keseharian, kita sebagai individu memiliki berbagai macam kebutuhan dan keinginan. Untuk memenuhi hal tersebut, sebagai manusia kita diwajibkan untuk bekerja untuk menghasilkan uang.
Namun seringkali setelah mendapatkan upah atau gaji, habis dalam waktu yang singkat. Hal ini menandakan belum adanya pengetahuan manajemen keuangan yang baik. Kita tidak memerhatikan dan menyadari besaran jumlah pengeluaran yang telah digunakan sehingga manusia cenderung bersikap impulsif saat melihat sesuai yang diinginkan terutama bagi mereka yang kurang memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.
Maka dari itu, penting untuk dapat mengatur keuangan supaya uang yang didapat tidak terbuang secara percuma.
Salah satu cara awal yang dapat dilakukan untuk dapat mengatur keuangan adalah dengan mengenal akuntansi. Akuntansi yang benar dan tepat memungkinkan manajemen bagi individu atau suatu perusahaan menjadi lebih memahami keuangannya. Hal ini digunakan supaya dapat merencanakan pengeluaran masa depan secara strategis.
Dalam suatu perusahaan, peranan akuntansi sangat penting dalam membantu pengambilan keputusan yang berkaitan dengan ekonomi atau keuangan. Akuntansi memiliki peran membantu tugas manajemen khususnya terkait fungsi pengawasan dan perencanaan.
Akuntansi sendiri merupakan suatu porses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengelola dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berkaitan dengan keuangan sehingga diharapkan dapat digunakan oleh orang yang menggunakan dengan mudah dimengerti untuk pengambilan keputusan atau tujuan lainnya.
Akuntansi tidak hanya sekadar tentang menghitung angka dan menginterpretasikan data ke dalam bentuk laporan. Lebih dari hal itu, akuntansi adalah ilmu yang memberikan pengetahuan terhadap individu atau pengusaha dengan kemampuan mengelola keuangan, analisis data dan pengambilan keputusan yang tepat.
Apakah seseorang bermaksud mengelola keuangan dengan lebih efisien, menjalankan bisnis dengan lebih terstruktur atau bahkan mengerti dampak keputusan keuangan dalam skala besar.
Dengan mengenal akuntansi dan memahami konsep dasar akuntansi, kita dapat mengelola anggaran, menghitung investasi potensi dan menilai kinerja finansial dengan lebih baik.
Pembahasan
Pada intinya, akuntansi dasar itu mempelajari tentang pengukuran, penjabaran atau pemberian kepastian terkait informasi keuangan yang akan diberikan kepada pihak pribadi itu sendiri, pemiliki usaha atau investor untuk menilai usaha.
Dengan memahami akuntansi, kita sebagai individu atau pengusaha akan lebih cermat dalam menjalankan dan mengatur keuangan. Akuntansi merupakan manajemen dasar dalam urusan ekonomi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian akuntansi adalah teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua kegiatannya. Pengertian akuntansi juga dapat dipahami sebagai seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi.
Menurut American Accounting Association (AAA), pengertian akuntansi adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan informasi ekonomi dengan memungkinkan adanya sebuah penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.
Akuntansi merupakan proses pencatatan transaksi keuangan yang berkaitan dengan bisnis. Proses akuntansi mencakup meringkas, menganalisis, dan melaporkan transaksi ini ke badan pengawas, regulator, dan entitas pemungut pajak.
Akuntansi adalah profesi yang tanggung jawab utamanya adalah membantu bisnis menjaga catatan keuangan mereka secara akurat dan tepat waktu.
Tujuan Akuntansi
Secara umum, akuntansi memiliki beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut.
Memberikan informasi terkait keuangan, terutama aktiva atau pasiva perusahaan.
Menyiapkan sekumpulan informasi terkait perubahan pada berbagai sumber ekonomi perusahaan.
Memaparkan sebuah informasi terkait perubahan pada berbagai sumber ekonomi perusahaan, aset, hutang dan modal.
Menyajikan beberapa informasi lain mengenai laporan keuangan untuk membantu pengguna laporan tersebut.
Menjelaskan informasi keuangan perusahaan yang diharapkan mampu membantu pada pembuatan potensi keuntungan perusahaan.
Sedangkan secara khusus, tujuan akuntansi yaitu untuk menyediakan informasi dalam bentuk laoran yang berisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya.
Fungsi Akuntansi
Fungsi akuntansi berdasarkan kutipan dari e-Modul Perencanaan Ekonomi Kemdikbut oleh Ratna Suzana, S.E., M.Si adalah sebagai berikut.
Sebagai alat perencanaan, untuk pengendalian berbagai kegiatan perusahaan, sekaligus dasar pembuatan keputusan bagi para pimpinan.
Sebagai laporan, yang dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak di luar maupun dalam perusahaan.
Fungsi yang paling utama dari akuntansi yaitu menyediakan informasi keuangan.
Fungsi akuntansi secara umum adalah sebagai berikut.
Merekam catatan transaksi secara sistematis dan kronologis dari begitu banyak transaksi keuangan.

Menghitung jumlah asli dari penyusutan aset dengan memilih metode yang tepat dan berlaku untuk aset tertentu.
Komunikasi hasil, akuntansi selalu mengkomunikasikan hasil dari transaksi yang dicatat ke berbagai pihak yang tertarik dalam bisnis tertentu.
Merancang dan mengembangkan sistem seperti menjaga catatan dan pelaporan hasil.
Klasifikasi, berkaitan dengan analisis sistematis dari data yang tercatat, dengan maksud untuk transaksi kelompok atau entri dari satu alam di satu tempat.
Summarize, melibatkan penyajian data rahasia dengan cata yang dapat dimengerti dan berguna baik untuk internal maupun eksternal pengguna dari laporan akuntansi.
Menganalisis dan menafsirkan, data keuangan yang direkam dianalisis dan diinterpretasikan dengan cara yang akhir, pengguna dapat memmbuat penilaian yang berarti tentang kondisi keuangan dan keuntungan.
Jenis Akuntansi
Ada beberapa jenis akuntansi diantaranya,
Akuntansi keuangan, mengacu pada proses yang digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan interim dan tahunan. Hasil dari semua transaksi keuangan yang terjadi selama suatu periode akuntansi dirangkum ke dalam neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas.
Akuntansi manajemen, Akuntansi manajerial menggunakan banyak data yang sama dengan akuntansi keuangan, tetapi ia mengatur dan menggunakan informasi dengan cara yang berbeda dalam akuntansi manajerial, seorang akuntan menghasilkan laporan bulanan atau kuartalan yang dapat digunakan tim manajemen bisnis untuk membuat keputusan tentang bagaimana bisnis beroperasi. Akuntansi manajerial juga mencakup banyak aspek akuntansi lainnya, termasuk penganggaran, peramalan, dan berbagai alat analisis keuangan.
Akuntansi biaya, sama seperti akuntansi manajerial membantu bisnis membuat keputusan tentang manajemen, akuntansi biaya membantu bisnis membuat keputusan tentang penetapan biaya. Pada dasarnya, akuntansi biaya mempertimbangkan semua biaya yang terkait dengan produksi suatu produk. Analis, manajer, pemilik bisnis, dan akuntan menggunakan informasi ini untuk menentukan berapa biaya produk mereka. Dalam akuntansi biaya, uang berperan sebagai faktor ekonomi dalam produksi, sedangkan dalam akuntansi keuangan, uang dianggap sebagai ukuran kinerja ekonomi perusahaan.
Proses Akuntansi
Pencatatan, pencatatan merupakan kegiatan dokumentasi atau mencatat transaksi pada satu periode tertentu. Proses ini juga lebih dikenal dengan istilah pembukuan karena meliputi analisa transaksi dan memasukannya sebagai catatan.
Pembukuan biasanya terdiri dari beberapa jenis sesuai kebutuhan dan kepentingan pencatatan yang lebih rinci.
Meringkas dan mengklasifikasi, biasanya dalam pencatatan transaksi, data yang disajikan masih berupa data mentah. Maka dari itu, perlu kegiatan meringkas dan mengklasifikasi data kedalam beberapa kategori dan menerjemahkan data tersebut menjadi data penting yang dapat dijadikan bahan pertimbangan.
Pelaporan, data dan segala transaksi kemudian disajikan ke dalam laporan keuangan untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan biasanya diserahkan setiap bulan, kuartal bulan, atau tahunan.
Menganalisis, Setelah melakukan pembukuan dan juga menyusun laporan keuangan, proses akuntansi dasar selanjutnya yaitu melakukan analisis. Analisis yag dilakukan berdasarkan perbandingan laba, penjualan, ekuitas, dan sebagainya untuk menentukan kinerja organisasi atau perusahaan. Tentunya hasil dari analisis ini akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan strategis.
Salah satu hasil dari kegiatan akuntansi yaitu berupa laporan keuangan. Lalu laporan ini nantinya dapat digunakan untuk kepentingan pihak eksternal dan pihak internal perusahaan. Dan jenis-jenis laporan keuangan yang dihasilkan dari kegiatan akuntansi diantaranya sebagai berikut ini:
Laporan arus kas, merupakan jenis laporan yang dapat memberikan informasi mengenai penerimaan maupun pembayaran kas suatu perusahaan selama periode tertentu.
Laporan laba-rugi merupakan salah satu laporan yang dihasilakan dari kegiatan akuntansi, yang dimana laporan ini dapat memberikan informasi menganai hasil (laba-rugi) kegiatan suatu perusahaan selama periode tertentu.
Laporan neraca merupakan jenis laporan keuangan yang dapat memberikan informasi yang ada hubungannya dengan aset, ekuitas maupun kewajiban suatu perusahaan.
Laporan ekuitas merupakan jenis laporan keuangan yang memberikan informasi yang berkaitan dengan ekuitas pemilik ataupun modal selama periode tertentu pada suatu perusahaan.
Catatan laporan keuangan merupakan suatu informasi yang bersifat fisik keuangan ataupun non-keuangan.
Laporan ini tujuannya untuk memberikan informasi mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan oleh suatu perusahaan.
Peranan Akuntansi
Secara luas, akuntansi juga disebut sebagai bahasa bisnis. Tidak ada organisasi atau perusahaan yang tidak membutuhkan ilmu akuntansi terutama dalam lingkup bisnis.
Untuk Manager Perusahaan, untuk membantu merencanakan dan mengendalikan operasi yang sedang berlangsung.
Untuk Pemilik Perusahaan, untuk membantu mereka menilai kinerja organisasi dan membuat keputusan untuk masa depan. Oleh pemilik, pemberi pinjaman, pemasok, karyawan dan lainnya, akuntnasi digunakan untuk membantu mereka memutuskan berapa banyak waktu atau uang yang akan diberikan untuk perusahaan.
Badan Pemerintahan, untuk menentukan pajak apa yang harus dibayar bisnis.
Penutup
Mengenal akuntansi sangat diperlukan untuk dapat mengatur keuangan. Pentingnya akuntansi memiliki bisa dijadikan untuk mengendalikan efisiensi atau mencegah pemborosan.
Akuntansi akan sangat membantu dalam menyajikan laporan secara detail mengenai pengeluaran dan pemasukan perusahaan sehingga dapat mengetahui keuntungan dan kerugian. Selain itu, penerapan ilmu akuntansi juga akan membantu perusahaan untuk mengetahui karyawan yang melakukan kecurangan.
Selain itu dengan mengenal akuntansi, kita juga dapat menerima manfaat sebagai bahan evaluasi keuangan, sebagai informasi keuangan kepada pihak yang membutuhkan, sebagai bukti keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan bisa membantu pencatatan ekonomi keluarga. ***

